Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Lost and Found
2
Suka
22,939
Dibaca

Toko kecil itu berdiri di sudut jalan yang tak terlalu ramai, dengan papan nama kayu bertuliskan "Lost and Found". Dari luar, tampak seperti toko barang antik biasa, tetapi siapa sangka di dalamnya menyimpan sejuta cerita. Setiap barang yang ada di sana memiliki masa lalu, pernah berada dalam genggaman seseorang, dan menyimpan kenangan yang terkadang terlalu berharga untuk dilupakan.

Di balik meja kasir, seorang pria paruh baya dengan rambut yang mulai memutih dan senyum ramah bernama Pak Arman menjadi penjaga toko sekaligus pendongeng. Ia selalu siap menyambut pengunjung dengan cerita-cerita yang mengiringi setiap barang yang ada di sana. Setiap kali ada yang tertarik pada sebuah barang, Pak Arman akan menceritakan sejarahnya dengan detail, seolah ia sendiri yang mengalami semua kejadian itu.

Suatu pagi yang cerah, ketika sinar matahari mulai menerobos jendela besar di toko, seorang wanita muda bernama Rani masuk. Ia tertarik pada sebuah kamera tua yang dipajang di rak kayu tua di sudut ruangan. Kamera itu tampak usang, dengan beberapa goresan di bodinya, namun lensa dan mekanismenya masih terlihat utuh.

"Kamera ini menarik perhatian saya," kata Rani sambil mengangkat kamera itu dan melihatnya lebih dekat.

Pak Arman tersenyum dan mulai bercerita. "Kamera itu milik seorang fotografer muda bernama Dimas. Ia sering menggunakan kamera itu untuk mengabadikan momen-momen berharga di kampung halamannya. Salah satu foto yang ia ambil bahkan memenangkan penghargaan di sebuah kompetisi fotografi internasional. Sayangnya, Dimas meninggal dalam kecelakaan tragis, dan keluarganya menjual kamera ini ke toko kami."

Rani terdiam sejenak, merenungi cerita yang baru saja ia dengar. "Jadi, kamera ini penuh dengan kenangan dan kisah hidup seseorang," gumamnya.

"Betul sekali, Nona. Setiap barang di toko ini memiliki kisahnya masing-masing. Kami berharap, siapa pun yang membeli barang-barang ini, bisa melanjutkan kisah yang telah dimulai oleh pemilik sebelumnya," jawab Pak Arman dengan bijaksana.

Sambil terus berkeliling, Rani menemukan sebuah cincin perak yang indah di dalam sebuah kotak kaca. Cincin itu sederhana, namun tampak berkilau di bawah cahaya lampu toko. "Bagaimana dengan cincin ini?" tanyanya.

"Cincin itu adalah lambang cinta dari seorang pemuda bernama Arya untuk kekasihnya, Maya. Mereka berdua sangat mencintai satu sama lain, namun sayangnya nasib berkata lain. Maya harus pindah ke luar negeri untuk melanjutkan studinya, dan hubungan mereka tidak bisa bertahan lama. Arya akhirnya menjual cincin ini ke toko kami, berharap bahwa seseorang yang membelinya bisa m...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Drama
Cerpen
Bronze
Lost and Found
Sarah Teplaka
Flash
Aku Tidak Jelek
Yaraa
Flash
Jangan Panggil Saya Monyet
Alwinn
Flash
Tentang Anakku yang Mereka Bilang Tidak Bisa Sembuh
Ratifa Mazari
Flash
Cinta antara Air dan Api
Noveria
Flash
Bronze
Pion Kecil
Silvarani
Flash
Apakah Aku Pantas Dicintai?
Reveniella
Novel
Bronze
Beda
Rolly Roudell
Novel
Membingkai Kata
rudy
Novel
Bronze
Mengunjungi Heri
Heri Winarko
Novel
Di Balik Kilauannya
Rijaluddin Abdul Ghani
Skrip Film
I Jump Alone Into The Sea
Vitri Dwi Mantik
Flash
Tertipu
Satorie
Flash
Bronze
Photos behind the bookshelf
Ang.Rose
Flash
Berakhirnya Pesta Karaoke
Gita Sri Margiani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Lost and Found
Sarah Teplaka
Novel
Kosan Bu Djoko
Sarah Teplaka
Novel
Bronze
Matahari Terbenam bersama Cinta
Sarah Teplaka
Novel
Bawa Aku Pulang
Sarah Teplaka
Novel
Demensia
Sarah Teplaka
Cerpen
Bronze
Tertawan Mimpi
Sarah Teplaka
Novel
Rahasia Hati Seorang Wanita
Sarah Teplaka
Novel
Are You The One?
Sarah Teplaka