Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Lelaki yang Dimakan oleh Otaknya
0
Suka
4
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Sial sekali kakimu susah digerakkan. Kau bertanya-tanya, apa yang telah kauperbuat hingga begitu kelelahan sepanjang malam? Akhir-akhir ini, ingatanmu sering meninggalkanmu, membuatmu linglung. Sekarang kau hanya terbaring, mengerang sesekali akibat remai pada tulang-tulangmu. Namun, kau tidak mencemaskannya karena tahu, besok, semua yang menyiksa akan lenyap.

Pagi masih buta saat matamu terbuka. Getaran kereta lewat dan derak roda besi yang menggilas rel telah membangunkanmu. Kau beranjak bangkit, merasakan kasurmu basah, lalu mendongak meneliti asbes di atasmu. Semalam mungkin turun hujan dan kau tak menyadarinya.

”Harus kuperbaiki,” katamu mengingatkan diri sendiri.

Lalu kau keluar dari kamar untuk mengosongkan kandung kemihmu yang penuh.

Tidak ada yang bisa menyamai kesukaanmu menghirup udara pagi. Saat jalan-jalan masih lengang dari asap kendaraan bermo...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Lelaki yang Dimakan oleh Otaknya
Andros Luvena
Cerpen
(Don't) Stay Away
Fadillah Nastiti
Cerpen
Bronze
Sepatuku Bukan Sepatumu, Sepatumu Bukan Sepatuku
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Reuni di Bangku Cadangan
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Donat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
KASIH SEMUSIM LALU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Usman dan Ujang, Suatu Kali
Harsa Permata
Cerpen
Setusuk Telur Gulung
Rin
Cerpen
Jodoh di Tangan Juragan
Dian Rinda
Cerpen
HALTE
Billy Yapananda Samudra
Cerpen
Bronze
Hiraeth
Illa Fadillah
Cerpen
Baskara Sialan: Menanam Benih, Lupa Memanen
Ririna Rew
Cerpen
Bronze
Beban di Pundak Pak Darmawan
Ron Nee Soo
Cerpen
satu halaman sejuta pengalaman
Dwi Ramadhani
Cerpen
Mencari Konsep Sabar
Dhawy Febrianti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Lelaki yang Dimakan oleh Otaknya
Andros Luvena