Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
1
Suka
9,237
Dibaca

LELAKI BERMATA TEDUH

PART-3

By: Munkhayati

 

Pagi yang cerah, matahari dengan gagahnya menampakkan wajah tersenyum, pada penghuni bumi. Pesonanya memikat seluruh mahluk, yang tak akan mungkin hidup tanpa keberadaan dirinya. Semakin merangkak waktu, keperkasaannya makin meluluhkan kabut tebal yang sedari subuh tadi memeluk Kampung Opak. Makin berpendar, menipis. Pepohonan di sawah, tepi jalanan, pekarangan, bangunan membayang dan mulai nampak jelas. Kabut perlahan menggulung suasana dingin entah kemana hingga hangat yang menggantikannya. 

Tapi saat ini, kabut di hati mas Yoga tidak ikut menipis bersama mereka. Malah terhimpun men...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Dua Gadis Harukis & Lelaki Wibu
Juli Prasetya
Cerpen
Bronze
Malam emang brengsek, tapi gue suka
Langitttmallam
Cerpen
Opini Abnormal
Nazila
Cerpen
Bronze
Solitary
Ravistara
Cerpen
Bronze
Sengkolo
Nisa Dewi Kartika
Cerpen
Jendela Nostalgia
Bells
Cerpen
Mahasiswi si Pengamat
O. Caella Symphonia
Cerpen
Apel Fuji dan Sabtu Merah yang Tak Lagi Indah
Rizky Anna
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Bronze
Kena Batunya
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Komisaki Naumi
Komisaki Naumi
Cerpen
Lilin Kecil
Bells
Cerpen
Wibawa Aparat & Kenaikan Harga
Yovinus
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Di Antara Dua Perempuan
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-5
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh (Tamat)
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mendung Masih Bergelayut
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Salahkah Rinduku
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati