Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
1
Suka
6,894
Dibaca

LELAKI BERMATA TEDUH

PART-2

By: Munkhayati

 

Harusnya barusan mandi pagi badan sehat seger, tapi ini malah terasa pegel-pegel lungkrah, loyo.  Mungkin bener kata ibu aku harus segera ke tukang urut barangkali saja ada otot yang geser posisinya atau tegang, terus menjadi penyebab setelah kemarin nyungsep di jalan Kampung Opak. Untung matic masih bisa diajak kompromi mengantarku hingga ke sekolah, telat sih, dan mesti laporan ke Guru Piket, biasalah diinterogasi mungkin tampangku pembohong yang mengada-ada alasan, Lihat dong  jari-jari tanganku yang terluka, ini fakta ....euy! Lecet-lecetnya sampai sekarang belum mengering masih memerah oleh betadin. Butuh waktu untuk regenerasi jaringan epidermis yang terkoyak rusak oleh benda keras. Stang mot...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (1)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Negeri Seribu Bukit
Daud Farma
Cerpen
Refleksi
RD Sinta
Cerpen
Kisah Aksara
Alda Kusmono
Cerpen
Obrolan Burung
zain zuha
Cerpen
Bronze
Transkrip
Muram Batu
Cerpen
Bronze
Kulkas Berbicara
Athea Magnolia
Cerpen
Afeksi Sang Rasi Phoenix
Fianaaa
Cerpen
Perhatikan Rani
Cassandra Reina
Cerpen
Bronze
Perjalanan
Fatimah Ar-Rahma
Cerpen
Merayakan Nuha
Firlia Prames Widari
Cerpen
Bakso Madura
Rizky Anna
Cerpen
Bronze
Pertemuan dengan Takdir
Titin Widyawati
Cerpen
The Real Lie Detector
Tia Dia
Cerpen
Bronze
Terima Dan Kembali Maju
Nabilla Shafira
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Mimpi Kang Muchtar
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Hati Seorang Sahabat
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Ketika Senja Membawa Cinta
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-6
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Sebuah Komitmen
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-3
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Warisan yang Terlupa
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Rindu yang Terburu
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Lelaki Bermata Teduh Part-7
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Nak, Ijinkan Aku Bahagia
Munkhayati
Cerpen
Bronze
Secarik Kertas dengan Selarik Kalimat
Munkhayati