Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Self Improvement
Bronze
Langit yang Kutuju, Bukan yang Kutunggu
1
Suka
506
Dibaca

Langit yang Ku tuju, Bukan yang Kutunggu

Aku lahir sebagai anak tunggal dari keluarga sederhana. Ayahku seorang buruh tani, sedangkan ibuku adalah perempuan yang hampir tidak pernah lelah mengingatkanku untuk belajar.

Sejak kecil, aku tumbuh dengan keyakinan bahwa pendidikan adalah satu-satunya jalan yang bisa mengubah hidup kami. Aku tidak punya banyak pilihan selain berusaha lebih keras dari orang lain.

Waktu SD sampai SMP, aku selalu menjadi juara kelas. Di kampungku, orang sering beranggapan bahwa anak-anak yang pintar biasanya anak guru atau anak orang berada. Aku tidak termasuk keduanya. Aku hanya anak buruh tani yang kebetulan tidak mau menyerah.

Kalau dipikir-pikir sekarang, mungkin yang membuatku bertahan bukan karena aku paling pintar. Aku hanya punya ibu yang tidak pernah bosan berkata, "Belajar dulu. Nanti kalau sudah berhasil, hidupmu akan berbeda.

Kalimat sederhana itu menemaniku bertahun tahun. Saat masuk SMA, semangatku justru menurun.

Tidak ada satu pun sahabat SMP yang satu sekolah denganku. Hari-hari pertama terasa asing. Aku melihat teman-teman baru saling bercanda, sementara aku hanya duduk diam di bangku dan berharap jam pelajaran cepat selesai.

Padahal sebenarnya aku anak yang cukup ceria.

Aku suka tertawa.

Aku suka bercanda.

Tapi saat itu aku memilih menj...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Self Improvement
Cerpen
Bronze
Langit yang Kutuju, Bukan yang Kutunggu
Ulva Idaryani Daulay
Flash
Senja yang Sebentar
Binaarr
Flash
Sarang Tupai
Cléa Rivenhart
Flash
Bronze
Baby Machine
Silvarani
Flash
Bronze
Bayangan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Rupamu
Titin Widyawati
Flash
After Taste
Adam Nazar Yasin
Flash
Seri Kerangka Berpikir: Konflik Sang Penggerak Plot
M. Fagih Alhafizh
Flash
Bronze
Seri kerangka berpikir: menjadi penyendiri atau menjadi budak standar orang lain
M. Fagih Alhafizh
Cerpen
Pertunjukan Air Mata
Ictos Gold
Flash
Seri Suara Dan Opini : Mulut Yang Diam, Hati Yang berteriak
M. Fagih Alhafizh
Cerpen
Bronze
Sukses Berbudidaya Tomat
Putut Dwiffalupi Sukmadewa
Flash
Selanjutnya, Kemana?
Rizki Mubarok
Flash
Mimpi Tanpa Usaha
Yitro
Flash
Yakin
muji
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Langit yang Kutuju, Bukan yang Kutunggu
Ulva Idaryani Daulay
Novel
Anyaman di Rambut Si Kribo
Ulva Idaryani Daulay
Novel
"Rahim yang Hampir Melepaskanku"
Ulva Idaryani Daulay