Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
1
Suka
2,249
Dibaca

Kutunggu Kau di Perempatan Itu

Aku selalu di sini, menunggunya. Dia berjanji akan menemuiku setelah memberi makan ayam-ayamnya. Seperti hari biasanya dia menghampiriku, dengan bau badan khas. Bau pakan ayam dan bau keringatnya yang membuat kami duduk berjauhan karena bau. Dia temanku sejak kecil. Ayahnya memiliki peternakan ayam. Tetapi jika senggang, dia yang mengurus ayam-ayam itu.

Sejak kecil kami selalu main bersama. Sepulang sekolah, kami merencanakan permainan bersama anak-anak lain. Petak umpet, go...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Dosa Kalian, kuampuni
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
ARWAH NONI BELANDA & BONEKA UNGU
Sri Wintala Achmad
Flash
Ketukan
Trippleju
Novel
Bronze
ZOMBI DAN MEREKA YANG TAK BISA MATI 2 BANGKITNYA DIA PADA SENJA
Meliana
Cerpen
KAMAR 303
IGN Indra
Cerpen
PUKNYARTINGI "Lilis"
Iena_Mansur
Skrip Film
MELATI
Herman Sim
Cerpen
Bronze
Pembalasan Untuk Ibu ( part 1 )
Nabilla Shafira
Flash
satan's care
Raja Alam Semesta
Flash
Bronze
Hantu Bosan
Sulistiyo Suparno
Flash
Akar di Kepala Ibu
Jasma Ryadi
Flash
Ritual Gelap
Arba Sono
Cerpen
Black Friday
Keita Puspa
Cerpen
Bronze
Sesosok Hantu karya Guy de Maupassant penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Flash
Bronze
Si Tengil Kesayangan
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Tinta Hijauku di Rumah Biru Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Ombak Senja yang Berlalu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Wali
dian wahyuni
Flash
Bronze
Gadis Kabut
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Penantian dari Dua Benua
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Novel
Bronze
Elemen
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Rumah itu, Katanya Berhantu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Prank Kesurupan
dian wahyuni