Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
1
Suka
1,298
Dibaca

Kutunggu Kau di Perempatan Itu

Aku selalu di sini, menunggunya. Dia berjanji akan menemuiku setelah memberi makan ayam-ayamnya. Seperti hari biasanya dia menghampiriku, dengan bau badan khas. Bau pakan ayam dan bau keringatnya yang membuat kami duduk berjauhan karena bau. Dia temanku sejak kecil. Ayahnya memiliki peternakan ayam. Tetapi jika senggang, dia yang mengurus ayam-ayam itu.

Sejak kecil kami selalu main bersama. Sepulang sekolah, kami merencanakan permainan bersama anak-anak lain. Petak umpet, go...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Aturan Mutlak
Rere Valencia
Cerpen
Mangkir
Topan We
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Sidney
Mizan Publishing
Novel
Kumpulan Cerita Horor
Narya
Skrip Film
GHOST FAMILY
Herman Siem
Cerpen
Bronze
Main Di Tengah Malam
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
Koma Karmila
Herman Siem
Novel
Tarun, Perjalanan ke Dunia Jin
artupaz piru
Cerpen
Bronze
Elara
Christian Shonda Benyamin
Novel
DARAH DENDAM
Trajourney
Novel
Dimensi Antara
Miftachul Arifin
Novel
Gold
Fantasteen The Lagaziv School of Vathana
Mizan Publishing
Cerpen
Arwah penasaran
Scorpio19
Novel
Gold
The Motion of Puppets
Mizan Publishing
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Prank Kesurupan
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Ombak Senja yang Berlalu
dian wahyuni
Flash
Bronze
Si Tengil Kesayangan
dian wahyuni
Novel
Bronze
Elemen
dian wahyuni
Flash
Bronze
Gadis Kabut
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Wali
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Tinta Hijauku di Rumah Biru Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Rumah itu, Katanya Berhantu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Penantian dari Dua Benua
dian wahyuni