Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
1
Suka
2,037
Dibaca

Kutunggu Kau di Perempatan Itu

Aku selalu di sini, menunggunya. Dia berjanji akan menemuiku setelah memberi makan ayam-ayamnya. Seperti hari biasanya dia menghampiriku, dengan bau badan khas. Bau pakan ayam dan bau keringatnya yang membuat kami duduk berjauhan karena bau. Dia temanku sejak kecil. Ayahnya memiliki peternakan ayam. Tetapi jika senggang, dia yang mengurus ayam-ayam itu.

Sejak kecil kami selalu main bersama. Sepulang sekolah, kami merencanakan permainan bersama anak-anak lain. Petak umpet, go...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Skrip Film
RANJANG OPA & KERANJANG OMA
Vitri Dwi Mantik
Novel
Renggut
Eve Shi
Novel
Tonight You Belong To Me
R. Rusandhy
Skrip Film
Thalatha
Devichy
Novel
My Boyfriend Is A Ghost
β€§β‚ŠΛšπŸ•·β€§β‚ŠΛš zozozo βœ©β‚ŠΛš.β‹†πŸ•ΈοΈβ‹†βΊβ‚Šβœ§
Cerpen
Bronze
RUMAH MR. SIMON
Eko Sam
Skrip Film
DERING KM 16
R Hani Nur'aeni
Flash
KISAH WEWE GOMBEL
M Fadly Hasibuan
Novel
JANN
Big boss
Skrip Film
Gondo Mayit
Herman Siem
Novel
Gold
The Haunting of Hill House
Mizan Publishing
Skrip Film
MANEKIN
Dianikramer
Cerpen
Bronze
Gelang Terakhir
Nabilla Shafira
Cerpen
Bronze
Suwanita
Christian Shonda Benyamin
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Perempatan Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Prank Kesurupan
dian wahyuni
Flash
Bronze
Si Tengil Kesayangan
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Ombak Senja yang Berlalu
dian wahyuni
Flash
Bronze
Gadis Kabut
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Penantian dari Dua Benua
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Tinta Hijauku di Rumah Biru Itu
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Wali
dian wahyuni
Novel
Bronze
Elemen
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
Rumah itu, Katanya Berhantu
dian wahyuni