Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Kutunggu Kau di Bandara Soekarno Hatta
0
Suka
2,765
Dibaca

Aku datang lebih awal dari jadwal kedatanganmu di Bandara Soekarno-Hatta. Bukan karena takut macet di jalan atau takut kau menungguku, tetapi karena aku tidak sabar bertemu denganmu. Sudah dua tahun yang lalu sejak kita berpisah di bandara JFK. Saat itu aku tidak dapat membendung air mataku yang tumpah tanpa malu-malu. Ya, karena aku memang tidak ingin berpisah darimu, tetapi apa daya aku harus pulang ke Jakarta.

Kulihat jam sekali lagi. Aku rasa pesawatmu terlambat. Harusnya sekarang sudah mendarat. Kuseruput kopi pahit yang sudah dingin. Sudah seperti apakah dirimu, Raka? Sudah setahun lebih kau tidak memberi kabar, tiba-tiba seminggu yang lalu kau bilang lewat email akan pulang ke Jakarta untuk beberapa minggu. Tentu saja aku gembira. Kita adalah sahabat. Memang tidak lebih dari itu. Tapi yang kau tidak tahu,...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Beauty and the Beast
Mizan Publishing
Novel
Bronze
I See You when I Can't See You
Icha Trezna
Cerpen
Bronze
Sentuhan Waktu
riwidy
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Bandara Soekarno Hatta
Cetra Aditya
Novel
Setitik Harapan
Sherlya sari
Novel
Sincerity of Love
Candahujan
Novel
Gold
Honestly Hurt
Bentang Pustaka
Novel
Teman Hidup
Novya
Novel
Elegi Asa di Langit Granada
Halifa Zari
Flash
Godain Murid Baru
Luca Scofish
Novel
I'll Never Believe I'm Alone
Art Fadilah
Novel
Ruang Kenangan
diana eka putri
Novel
Romance Parenting
Krmgdjzx
Novel
Gold
Hector & the Search for Love
Noura Publishing
Cerpen
Bronze
Nikmatnya memilikimu
Muhamad ilyas
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Bandara Soekarno Hatta
Cetra Aditya
Cerpen
Bronze
Ijinkan Aku Bisa Mendengar Lagi
Cetra Aditya
Cerpen
Bronze
Goodbye, Lisa
Cetra Aditya
Cerpen
Bronze
Cinta Dalam Lukisan
Cetra Aditya