Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Kutunggu Kau di Bandara Soekarno Hatta
0
Suka
3,766
Dibaca

Aku datang lebih awal dari jadwal kedatanganmu di Bandara Soekarno-Hatta. Bukan karena takut macet di jalan atau takut kau menungguku, tetapi karena aku tidak sabar bertemu denganmu. Sudah dua tahun yang lalu sejak kita berpisah di bandara JFK. Saat itu aku tidak dapat membendung air mataku yang tumpah tanpa malu-malu. Ya, karena aku memang tidak ingin berpisah darimu, tetapi apa daya aku harus pulang ke Jakarta.

Kulihat jam sekali lagi. Aku rasa pesawatmu terlambat. Harusnya sekarang sudah mendarat. Kuseruput kopi pahit yang sudah dingin. Sudah seperti apakah dirimu, Raka? Sudah setahun lebih kau tidak memberi kabar, tiba-tiba seminggu yang lalu kau bilang lewat email akan pulang ke Jakarta untuk beberapa minggu. Tentu saja aku gembira. Kita adalah sahabat. Memang tidak lebih dari itu. Tapi yang kau tidak tahu,...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Skrip Film
Two S and The Balcony
Rainzanov
Cerpen
Bronze
Rapsodi dalam Omprengan
Nuel Lubis
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Bandara Soekarno Hatta
Cetra Aditya
Novel
Maafkan Aku yang Telah Jatuh Cinta
Jane Lestari
Novel
Bronze
Somebody to Love
Asya Azalea
Novel
Temen Agak Sonoan Dikit
Banyu Milli
Novel
Bronze
Pilihan yang Tidak Berisik
Shavrilla
Flash
Ambilkan Bintang Untukku
Aspasya
Cerpen
Bronze
Mawar Putih Untuk Maya
Galih Priatna
Novel
Bronze
Pelangi Meet Awan
Senandung
Novel
The Day After Tomorrow
nothin' on me
Novel
Janji Waktu
Almabiru
Novel
Gold
SPY in LOVE
Bentang Pustaka
Flash
Kekasih Hujan
Rafael Yanuar
Novel
Kayla gadis salah arah
Bambang Supriono
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutunggu Kau di Bandara Soekarno Hatta
Cetra Aditya
Cerpen
Bronze
Ijinkan Aku Bisa Mendengar Lagi
Cetra Aditya
Cerpen
Bronze
Goodbye, Lisa
Cetra Aditya
Cerpen
Bronze
Cinta Dalam Lukisan
Cetra Aditya