Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kutukan Ranjang Antik
2
Suka
4,850
Dibaca

Bab 1 – Ranjang Tua di Toko Antik

Pak Darman, seorang ayah tunggal yang hidup sederhana, selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk putri semata wayangnya, Melati. Melati, yang baru genap empat belas tahun, adalah segalanya bagi Pak Darman. Ulang tahun Melati yang ke-14 semakin dekat, dan Pak Darman ingin memberikan hadiah yang tak terlupakan. Bukan sekadar boneka atau pakaian, tapi sesuatu yang istimewa, yang bisa dikenang. Setelah menabung beberapa bulan, ia memutuskan untuk mencari ranjang baru yang lebih nyaman untuk Melati, ranjang yang bisa menjadi tempat beristirahat sekaligus zona nyaman baginya.

Pencariannya membawanya ke sebuah toko barang antik di pinggiran kota, sebuah tempat yang jarang ia kunjungi. Toko itu tersembunyi di balik deretan toko-toko modern, dengan cat dinding yang mengelupas dan papan nama kayu yang sudah usang. Aroma apak dan debu langsung menyambutnya begitu ia melangkah masuk. Di antara tumpukan perabot tua, jam dinding berkarat, dan patung-patung usang, pandangannya terpaku pada sebuah ranjang kayu jati yang berdiri megah di sudut ruangan.

Ranjang itu bukan sembarang ranjang. Ukiran tangan yang rumit menghiasi seluruh rangkanya, menampilkan pola sulur bunga yang membelit dan beberapa wajah samar yang seolah muncul dari kayu. Warna cokelat gelapnya memberikan kesan mewah sekaligus misterius. Pak Darman mendekat, mengagumi keindahan detailnya. Ada sesuatu yang menarik, namun pada saat yang sama, ada aura dingin yang menyelimuti ranjang itu, seolah energi tak kasat mata memancar darinya. Ia mengusap permukaan kayu yang terasa halus namun dingin.

"Mencari apa, Pak?" Suara serak seorang pria tua membuyarkan lamunan Pak Darman. Pemilik toko, seorang kakek kurus dengan tatapan kosong, muncul dari balik rak buku.

"Ini... ranjang ini," kata Pak Darman, menunjuk. "Berapa harganya?"

Pria tua itu menatap ranjang dengan pandangan yang sulit diartikan—ada sedikit kelegaan bercampur ketakutan d...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp7.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Kutukan Ranjang Antik
Christian Shonda Benyamin
Flash
Malam Jum'at
Arlindya Sari
Novel
Bronze
Sazadah Hitam
Paul Sim
Cerpen
Bronze
Boneka Bobo
Christian Shonda Benyamin
Flash
Jalan Setapak
Bima Kagumi
Skrip Film
Bangkit Setelah Tujuh Hari di Kubur
Rana Kurniawan
Komik
Selamat Datang di Toko Batavia
Tri Agustinauli
Cerpen
Memori Tengah Malam
Seto Permada
Flash
Bronze
Pemakaman Jhon Mortonson karya Ambrosr Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Gadis Bergaun Merah
JWT Kingdom
Flash
Bronze
Wayang ghaib ( Demit tanah Jawa universe )
Okhie vellino erianto
Cerpen
Bronze
Adam
Jasma Ryadi
Skrip Film
Pulang
Paulus Agus Kun Karyadi
Flash
Mengapa Juga?
Drew Andre A. Martin
Cerpen
Danau di Belakang Kampus
Amelia Purnomo
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutukan Ranjang Antik
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Boneka Bobo
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Rantai Pemicu
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayang - Bayang Senja
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kaca Retak
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Arga
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Labirin Jiwa
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bus Senja
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Persimpangan Mimpi
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Indigo
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Ada Apa Dengan Diriku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Notifikasi Terakhir
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Jumat Akhir Bulan Juli
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Panggilan Sumur Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Galeri Lukisan Oscar
Christian Shonda Benyamin