Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kutukan Ranjang Antik
2
Suka
7,517
Dibaca

Bab 1 – Ranjang Tua di Toko Antik

Pak Darman, seorang ayah tunggal yang hidup sederhana, selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk putri semata wayangnya, Melati. Melati, yang baru genap empat belas tahun, adalah segalanya bagi Pak Darman. Ulang tahun Melati yang ke-14 semakin dekat, dan Pak Darman ingin memberikan hadiah yang tak terlupakan. Bukan sekadar boneka atau pakaian, tapi sesuatu yang istimewa, yang bisa dikenang. Setelah menabung beberapa bulan, ia memutuskan untuk mencari ranjang baru yang lebih nyaman untuk Melati, ranjang yang bisa menjadi tempat beristirahat sekaligus zona nyaman baginya.

Pencariannya membawanya ke sebuah toko barang antik di pinggiran kota, sebuah tempat yang jarang ia kunjungi. Toko itu tersembunyi di balik deretan toko-toko modern, dengan cat dinding yang mengelupas dan papan nama kayu yang sudah usang. Aroma apak dan debu langsung menyambutnya begitu ia melangkah masuk. Di antara tumpukan perabot tua, jam dinding berkarat, dan patung-patung usang, pandangannya terpaku pada sebuah ranjang kayu jati yang berdiri megah di sudut ruangan.

Ranjang itu bukan sembarang ranjang. Ukiran tangan yang rumit menghiasi seluruh rangkanya, menampilkan pola sulur bunga yang membelit dan beberapa wajah samar yang seolah muncul dari kayu. Warna cokelat gelapnya memberikan kesan mewah sekaligus misterius. Pak Darman mendekat, mengagumi keindahan detailnya. Ada sesuatu yang menarik, namun pada saat yang sama, ada aura dingin yang menyelimuti ranjang itu, seolah energi tak kasat mata memancar darinya. Ia mengusap permukaan kayu yang terasa halus namun dingin.

"Mencari apa, Pak?" Suara serak seorang pria tua membuyarkan lamunan Pak Darman. Pemilik toko, seorang kakek kurus dengan tatapan kosong, muncul dari balik rak buku.

"Ini... ranjang ini," kata Pak Darman, menunjuk. "Berapa harganya?"

Pria tua itu menatap ranjang dengan pandangan yang sulit diartikan—ada sedikit kelegaan bercampur ketakutan d...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp7.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Kutukan Ranjang Antik
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
Lenting
A.R. Rizal
Novel
Bronze
Luk Thep ~Novel~
Herman Siem
Cerpen
Bronze
Sesosok Hantu karya Guy de Maupassant penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Teman di Lantai Tiga
arunika sekar
Flash
Bronze
1000 SUARA
Alvin Suhadi
Novel
Bronze
The Haunting Truth
Edelmira (Elmira Rahma)
Cerpen
Bronze
ARWAH-ARWAH KORBAN ERUPSI SEMERU
Sri Wintala Achmad
Novel
ALHUB: Melintasi Batas Alam
siti wahyuni
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Den Haag
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Pancajiwa
Nikodemus Yudho Sulistyo
Komik
PESAN DARI NOMOR YANG HILANG
Rehab Abdullah
Cerpen
Bronze
Simfoni Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Novel
SEMBRONO
Datu Mas Satriaji Daniswara
Novel
Bronze
SIMPLE MINUTES
K. Z. Asri
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutukan Ranjang Antik
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Simfoni Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Penunggang Kuda Hitam
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Retha
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kuncup Bunga Ungu
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Goresan Kuas Bermakna
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Aku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Jumat Akhir Bulan Juli
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Email Maut
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Galeri Lukisan Oscar
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Siaran Terakhir
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kereta Cepat Whoosh
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Dinding Tertawa
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Melodi Desiran Ombak
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kakek Memanggil
Christian Shonda Benyamin