Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kutukan Polaroid
0
Suka
6,728
Dibaca

Bab 1: Liburan yang Menyenangkan

Mentari pagi menyapa dengan hangat, menembus celah pepohonan pinus yang menjulang tinggi, dan menyinari wajah sembilan remaja yang penuh tawa. Mereka adalah Reza, Vina, Andre, Maya, Bima, Dina, Dani, Rara, dan Galih—sebuah geng yang sudah tak terpisahkan sejak bangku SMA. Meski kini terpisah oleh jarak dan kesibukan kuliah di kota-kota yang berbeda, semangat persahabatan mereka tak pernah pudar. Liburan semester ini adalah momen yang mereka nanti-nantikan untuk kembali berkumpul, melepas rindu, dan menciptakan kenangan baru di sebuah sudut tersembunyi Jawa Barat: Pegunungan Argopuro, sebuah destinasi wisata alam yang masih perawan dan eksotis.

Mobil van yang mereka sewa melaju membelah jalanan berkelok, diiringi dentuman musik pop yang energik dan obrolan riuh rendah. Reza, si pengemudi, sesekali melirik spion, menangkap ekspresi ceria teman-temannya. "Gimana, siap buat petualangan?" serunya, semangat.

Vina, yang duduk di sebelahnya, mengangguk antusias. "Banget! Udah kangen banget sama udara gunung yang seger, bukan polusi kota," ujarnya sambil menghirup napas panjang, seolah sudah bisa merasakan kesejukan pegunungan.

Di kursi belakang, Bima dan Dani sibuk dengan kamera DSLR mereka, bergantian mengambil gambar pemandangan dari jendela. Maya dan Dina cekikikan sambil merekam vlog perjalanan dengan ponsel masing-masing, sesekali mengarahkan kamera ke wajah teman-teman yang lain. Rara dan Galih asyik beradu tebak judul lagu yang diputar di radio, sementara Andre, yang biasanya pendiam, ikut tersenyum simpul menikmati suasana.

Mereka tiba di kaki gunung menjelang tengah hari. Udara sejuk langsung menyergap, membawa aroma pinus dan tanah basah yang menenangkan. Destinasi pertama mereka adalah sebuah air terjun tersembunyi yang konon airnya sangat jernih dan menyegarkan. Dengan langkah penuh semangat, mereka mulai menyusuri jalan setapak yang ditumbuhi lumut tebal, dikelilingi pepohonan rimbun yang menjulang tinggi, membentuk kanopi alami yang menaungi mereka dari teriknya matahari.

"Wah, ini baru namanya liburan!" seru Galih, merentangkan tangan, menghirup udara dalam-dalam. "Jauh dari tugas kuliah, jauh dari dosen killer, jauh dari keramaian!"

"Makanya, lain kali jangan nunda-nunda tugas, Galih," ledek Rara sambil mencubit lengan Galih pelan. "Biar bisa nikmatin liburan tanpa bayang-bayang revisi."

Tawa renyah pecah. Mereka berjalan beriringan, sesekali berhenti untuk berfoto atau sekadar mengagumi keindahan alam. Pohon-pohon raksasa dengan akar mencengkeram tanah, gemericik air sungai yang mengali...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp9.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Kutukan Polaroid
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Jemputan Tengah Malam
kevin andrew
Novel
Gold
Fantasteen Scary Halte Angker
Mizan Publishing
Flash
Ayo Ikut
Laila NF
Flash
Bronze
Biru dan Tamunya
SIONE
Cerpen
Arina, Sang Pembalas
Ian Hendrawan
Komik
Bronze
KOMIS (Komik Misteri)
Aroem Aziez
Komik
Owow
Amayearr
Flash
Roti Terakhir dari Alam Lain
Bagus Aryo Wicaksono
Komik
SANDEKALA
Akhmad Kuncoro
Novel
WARISAN DEBORAH
Frasyahira
Flash
Titan
Rama Sudeta A
Flash
Dia Datang dalam Keadaan Berantakan
bomo wicaksono
Flash
KISAH HOROR PENDI
Sarjana MIPA
Skrip Film
canadatopescorts
canadatopescorts
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kutukan Polaroid
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Elara
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pulau Terasing
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kematian Di Tanah Rawa
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kutukan Merapi Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
#fyp Terakhir
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Panti Jompo Harum Melati
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pudar
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Imajiner Yang Nyata
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Siapa Dia
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Delusi Atau Nyata
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Aku Saksi Semuanya
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Aku Di Bawah Ancaman Mereka
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pintu Retak
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Aku Mencium Melati
Christian Shonda Benyamin