Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Kupu-kupu Kertas
0
Suka
9,551
Dibaca

Detik demi detik terlewati, begitu juga perjalanan panjang yang begitu melelahkan ini. Tempat persinggahan yang tepat ialah persinggahan yang menyuguhkan kenyamanan dan kenikmatan walau sesaat. Menurutmu apa perhiasan paling indah di dunia?, Kristal?, Zamrud?, Permata?, Ataukah berlian?.

Apakah itu sepadan dengan para perempuan molek nan memanjakan? Aku berani bertaruh bahwa perhiasan semacam emas permata hanya seujung kuku daripada seonggok perempuan molek.

Pria mana tak kepincut dengan kemolekan perempuan?, Kuyakin tak ada!. Aku yakin seyakin yakinnya. Dan perempuan molek itu berdiri di sudut jalan menjajakan diri menarik kaum adam. Makian dan hinaan sudah biasa ia terima dari para manusia suci yang menganggap diriny...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp5.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Dandelion yang Hilang
Dunia Gerhana
Cerpen
Bronze
Kupu-kupu Kertas
Firmansyah Slamet
Novel
My Husband Is An Idol
Frisca Amelia
Flash
Khas Jatuh Cinta
lidia afrianti
Novel
Bronze
KASTURI DALAM SANGKAR
KUMARA
Novel
Lovestory About Choirmaster
princess bermata biru
Novel
Selatan : Sebelas Anak Sultan
Alwinn
Novel
Gold
The Break up Master
Bentang Pustaka
Cerpen
Bronze
malam pertama
fantasi dunia
Novel
Youre just my illusi
Nadila karisya
Novel
Romansa Ravinsha
Frisca Amelia
Skrip Film
Feminin boy
Dini lutfia sari
Flash
One, Two, Lost You
Syafira Muna
Novel
Hiraeth (Mira dan "Rumah")
Junindra Darisky Saputra
Novel
Bronze
Bidadari Senjaku
Bagas Hanggara
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kupu-kupu Kertas
Firmansyah Slamet
Novel
Aku Anak Nakal?
Firmansyah Slamet
Cerpen
Bronze
Dunia Panggung Sandiwara
Firmansyah Slamet
Cerpen
Hantu sialan
Firmansyah Slamet
Novel
Catatan Suami Gebleg
Firmansyah Slamet
Novel
Bronze
Sialan lu Med!!
Firmansyah Slamet
Cerpen
Bronze
Sang Pencuri
Firmansyah Slamet