Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Kucing Mati
4
Suka
24,019
Dibaca

Kamu pasti heran, dan mungkin jengkel, apa pentingnya seekor kucing, yang sudah mati pula, sehingga harus dijadikan tokoh utama dalam sebuah cerita? Seperti kurang kerjaan saja. Kucing ada di mana-mana, bahkan dalam jumlah yang besar, jika kamu ke RSUD atau pasar, atau tempat umum lainnya, pasti ada saja kucing yang berkeliaran, kebanyakan tidak ada pemiliknya. Karena kucing rajin melakukan… sebagaimana mestinya… dan sekali beranak, tiga atau empat ekor (untuk itu kucing punya enam puting susu), maka jumlahnya terus bertambah. Kucing yang hendak saya ceritakan juga kucing yang seperti itu. Kucing biasa, kucing kampung pada umumnya (cucu ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (2)
Rekomendasi dari Drama
Skrip Film
Permission to Dance
SKY
Flash
Bronze
Cincin di laci sebelah
Okhie vellino erianto
Cerpen
Bronze
Kucing Mati
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Pengejar
Nabilla Shafira
Cerpen
Bronze
Angka Penjemput Maut
Renaldy Naldyn
Novel
Bronze
Ijabah
Arumdalu
Flash
JENDELA KAMAR SEBERANG
Putri Akira
Novel
Jejak-Jejak Gladiol
Kopa Iota
Flash
Bronze
Menjangkau Pulau Seribu Bersamamu
Silvarani
Cerpen
Menembus Cicalengka
Hendra Wiguna
Novel
LELAKI GEMULAI
Husni Magz
Novel
Gold
Happiness is You
Bentang Pustaka
Skrip Film
Daun di Antara Mawar & Melati (Script)
Rika Kurnia
Skrip Film
Skala Manusia
Bilal Fadilah
Novel
Bronze
DURHAKA (KUTUK dan SENGSARA)
KUMARA
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kucing Mati
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Haji Ramli dan Kuntilanak Cantik
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Satpam dan Buaya
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Anjing Tak Bisa Bicara
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Menyembunyikan Gajah
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Kerudung Putih
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Jari Patah
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Kapak Terpendam
Agus Fahri Husein
Cerpen
Bronze
Ternyata Ka'bah Tidak Melayang-layang
Agus Fahri Husein