Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Kromatika Karma
1
Suka
1,457
Dibaca

Senja ini, almanak di komputerku menunjukkan hari Selasa, tahun 5079. Zaman di mana teknologi telah mencapai puncak kemajuannya. Wahana antar-bintang, yang dahulu hanya imajinasi dalam mimpi, kini sanggup menjelajahi berbagai galaksi dalam hitungan bulan saja. Segalanya menjadi mungkin, melampaui batas-batas yang pernah dibayangkan oleh nenek moyang manusia.

  

Di laboratorium pribadi peninggalan ayahku, instrumen AAS (atomic absorption spectrophotometry) berdengung laksana kidung mekanis yang sunyi. Mesin canggih itu mampu mengidentifikasi materi hingga tataran sub-atomik. Nyala api biru di dalam mesin melahap larutan logam satu demi satu, dengan setia mencatat serapan cahaya yang bagiku lebih berharga ketimbang udara untuk bernapas.


Kepolisian Federasi Bumi menanti hasil analisisku malam nanti. Yang mereka butuhkan adalah laporanku tentang peristiwa ledakan resonansi energi tak kasat mata. Sebuah peristiwa misterius yang telah menewaskan 98% populasi gabungan kubu mahāvīra dan durjana. Padahal, dua hari sebelumnya, kedua kubu itu masih bertarung serentak di berbagai belahan dunia: dari Pegunungan Alpen di Eropa, Sulawesi Utara di Indonesia, India di Asia, hingga Kutub Utara.


Sejak tiga ribu tahun silam, bumi menyimpan dua golongan manusia. Ada nāra jiwa-jiwa biasa yang tak dianugerahi keajaiban dan ada adhināra kaum yang kekuatannya melampaui nalar, datang bak ombak yang tak pernah surut. Dari derasnya ombak itu, takdir mereka terbelah: sebagian lahir memilih sebagai mahāvīra, pembawa cahaya yang menegakkan kebaikan; sebagian lainnya memilih menjadi durjana, bayangan yang menabur kejahatan. Namun bagiku, pilihan mereka tak pernah mengubah apa-apa. Adhināra yang menjadi mahāvīra atau durjana tetaplah manusia dengan nama yang diganti wajahnya, sama-sama punya ambisi dan noda. Lalu, apa bedanya cahaya da...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Kromatika Karma
Gema Surya Hendrawan
Flash
Sis, She Died In Vain
Kata tanpa suara
Cerpen
Bronze
Misteri Hilangnya Penjaga Perpustakaan
Donny Setiawan
Flash
Bronze
Promise
mahes.varaa
Cerpen
LOCK IT DOWN
Rama Sudeta A
Novel
Gold
Hollowpox: Nevermoor #3
Noura Publishing
Cerpen
Misteri Hantu Rumah Kosong
Donny Setiawan
Cerpen
Bronze
Misteri gerbang tua
Corelitho
Cerpen
Bronze
Fatal Curve
Fuseliar
Novel
Bronze
Diary Kelabu Dokter Muda
Jiebon Swadjiwa
Cerpen
Bronze
Misteri Celana Dalam Olda Veyotta
Arba Sono
Novel
Bronze
ISSUES
Athar Farha
Cerpen
Bronze
Misteri Catatan yang Terkoyak
Rosa L.
Flash
Bronze
S
Rama Sudeta A
Cerpen
Bronze
Cahaya Aneh
awanbiru
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kromatika Karma
Gema Surya Hendrawan
Novel
Bronze
Desa Langit Indah
Gema Surya Hendrawan