Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
KOTA HUJAN
0
Suka
3,454
Dibaca

Rintik hujan turun lembut di luar jendela kedai kopi kecil itu. Suara dentingnya di atap seng berpadu dengan aroma kopi yang menenangkan memenuhi udara lembap sore itu. Dira menatap cangkir hitamnya membiarkan uap tipis naik perlahan. Kedai itu tidak besar—hanya lima meja kayu, satu rak buku di pojok, dan temaram lampu gantung yang membuat segala sesuatu tampak lebih lembut dari biasanya. Di sudut dekat jendela, Dira duduk sendiri, ditemani laptop terbuka, namun layar kosong. Ia sudah menatapnya hampir satu jam mencoba menulis sesuatu, tapi tidak ada yang ia temukan.

Di luar, jalan mulai sepi. Payung-payung lewat sesekali. Dira menghela napas, menutup laptopnya, dan memutar sendok di dalam cangkir, mendengarkan suara logam bertemu keramik yang mengisi heningnya sore.

Lalu pintu kedai berdering pelan.

Seorang gadis masuk dengan langkah ragu membawa aroma hujan bersamanya. Rambutnya sedikit basah meneteskan sisa rintik ke lantai kayu. Matanya mencari tempat kosong, dan hanya tersisa satu kursi di sebelah meja Dira. Barista sibuk di belakang, dan beberapa pengunjung tampak tidak ingin diganggu. Gadis itu memandang Dira sebentar.

“Boleh duduk di sini? Semua tempat penuh,” katanya.

Dira mengangguk. “Silakan.”

Ia tersenyum, meletakkan tas kainnya di kursi, lalu duduk sambil mengusap jaketnya yang lembap. Sekilas, Dira melihat wajahnya tenang tapi ada sesuatu di balik tatapannya. Beberapa menit hanya diisi oleh suara hujan dan sendok yang beradu dengan cangkir. Dira kembali membuka laptopnya tapi entah kenapa, kini ia lebih sadar pada keberadaan gadis itu.

“Sering ke sini?” gadis itu...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
KOTA HUJAN
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
SECRET, The Silent World
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Bronze
D 1 AM
YK-Andriyana-RBD
Cerpen
Bronze
Hilang Sebelum Sampai
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Perjuangan Menggapai Mimpi di Tengah Cobaan
Azhar Ainun Hidayat
Cerpen
Hanya Sebuah Lilin di Hidup Orang Lain
mu'aini Yulianti
Cerpen
Bronze
TERBELAH
WN Nirwan
Cerpen
Bronze
Cowok cafe sebelah
Fitriani
Cerpen
Impian Sang Burung
Celica Yuzi
Cerpen
The Real Lie Detector
Tia Dia
Cerpen
Maghdiraghar Nyurathala
Hidayanthi Alifa
Cerpen
Bronze
Blaming The Victim
Dewi Fortuna
Cerpen
Foto Terakhir Ayah
zain zuha
Cerpen
Dua Asbak
Muhammad Sapril
Cerpen
Bronze
Debora
Cicilia Oday
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
KOTA HUJAN
Muhamad Irfan
Cerpen
BISU
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Nyaris
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak yang Hilang di Lorong 4
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak
Muhamad Irfan
Cerpen
Sepotong Roti Hangat di Ujung Hujan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Ibuku
Muhamad Irfan
Novel
Bronze
LUKA BARA
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bunga yang Tak Pernah Ditaruh di Vas
Muhamad Irfan
Cerpen
Bukan Lagi Kita
Muhamad Irfan
Cerpen
Tak Layak
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bayangan di Meja Sebelah
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jaket Merah yang Tak Pernah Dikembalikan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Terlambat
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
24 Jam Yang Menghapusku
Muhamad Irfan