Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Religi
Bronze
Kiblat Di Tanah Tak Bertuan
1
Suka
1,665
Dibaca

Dusty Creek, Arizona – 1875.

​Debu merah beterbangan setiap kali angin kering menyapu jalanan utama kota yang seolah sedang menunggu kematiannya sendiri. Di depan The Rusty Spur Saloon, papan kayu berderit memuakkan, senada dengan suasana hati Elias Thorne. Ia duduk di pojok remang kedai, memutar-mutar gelas wiski kelimanya hari itu.

​Elias bukan sekadar koboi. Di balik rompi kulitnya yang kusam, tersemat lencana perak berbentuk bintang: U.S. Marshal. Namun, bintang itu sudah kehilangan kilaunya, sama seperti mata Elias yang cekung dan merah.

​"Marshal, ada kiriman dari pusat," suara barkeeper memecah lamunan Elias. "Seorang tahanan. Katanya dia gila, atau mungkin penyihir. Mereka menemukannya di gurun, bicara pada pasir."

​Elias mendengus, suaranya parau sepert...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
Bronze
Kiblat Di Tanah Tak Bertuan
Nour araa
Novel
Gold
Melampaui Mimpi Bersama Anies Baswedan Twitterland
Mizan Publishing
Novel
Gold
Dear Allah
Coconut Books
Novel
Amira
Ahliya Mujahidin
Novel
Gold
Allah Tidak Cerewet seperti Kita
Noura Publishing
Novel
Nasib cintaku
andriani intan hidayah
Flash
Bronze
Quantum Tauhid
Silvarani
Novel
Perpustakaan Cinta
Nisa Amalia
Flash
Bronze
Perawan di Banyu Pinaruh
Silvarani
Novel
Mencintai Kehilangan
Sifa Siti Fathonah
Flash
Bronze
pengendara unta dan ular
Ahmad Muhaimin
Flash
Buku Puasa Dhoni
Muhammad Ilfan Zulfani
Flash
Pulang
Hans Wysiwyg
Flash
Bronze
Burung Nasar dan Burung Layang-Layang
Ahmad Muhaimin
Novel
Tafsir Cinta
ziana Novella
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kiblat Di Tanah Tak Bertuan
Nour araa
Cerpen
Di Bawah Hujan Andalusia
Nour araa
Cerpen
Bronze
Cahaya antara Hebrides
Nour araa
Novel
Turned Back : The Crusader
Nour araa
Cerpen
Bronze
Cahaya Munchen : Ketika Hidayah Menemukan Rumahnya
Nour araa