Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Ketika Musik Box Berhenti Bernyanyi
4
Suka
13,384
Dibaca

Apakah penyesalan selalu datang terlambat, bahkan di hari ulang tahun yang seharusnya penuh suka cita? Tujuh belas tahun Sherly menanti hari ini, gerbang menuju kebebasan dan pengakuan. Namun, di tengah gemuruh harapan akan KTP dan lampu hijau untuk menjalin kasih di mata orang tuanya, bayangan seorang pemuda dari masa lalunya justru menghantui. Setahun sudah ia berpacaran diam-diam dengan Dikin, terhitung sejak ulang tahunnya yang ke-16. Dulu, mata bening Dikin selalu menatapnya penuh ketulusan, mata yang sama yang dulu sering mencuri pandang padanya saat ia kecil, bermain masak-masakan di bawah pohon jambu rindang dekat rumahnya. Pohon jambu itu… sebuah kenangan pahit-manis yang kini kembali mencuat. Dulu, Dikin jatuh dari sana, dan di saat yang sama, Sherly menyadari ada kehangatan aneh yang menjalar di hatinya saat melihat bocah itu meringis kesakitan. Namun, kehangatan itu pupus seiring kepergian Sherly ke kota. Janji untuk menunggu tak pernah t...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Ketika Musik Box Berhenti Bernyanyi
Ron Nee Soo
Novel
Childhood Enemies
Churiani
Novel
Bronze
Gemintang
Prily R. Madansary
Novel
UNIVERSE
Atmara
Novel
Bronze
Amarah Dan Cinta
Yellowflies
Novel
Dear, Script
Singkat Cerita
Flash
Bronze
Putri Tidur dan Pangeran Kodok
AI Romance
Flash
Bronze
Juni Tanpa Ju
lidia afrianti
Flash
Pesan yang Tak Pernah Terkirim
Aulia umi halafah
Cerpen
Bronze
My Sponsor My Future
Ochiieet Queenbee
Novel
Bronze
Akhir Hari
Thopan Diraja
Novel
Bronze
Restu Kelana
Lail Arrubiya
Novel
What's Left After Goodbye
Bells
Cerpen
Bronze
Setangkai Mawar Untuk Lelaki Istimewa
Hadis Mevlana
Novel
Reuni
Bisma Lucky Narendra
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ketika Musik Box Berhenti Bernyanyi
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Bidadari
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Setiap satu sendok bumbu kacang adalah satu kesempatan yang hilang
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Happy Wedding
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Sekolah di Tahun 1973
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Hal yang Selalu Dipikirkan Siswa adalah Pulang
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Jebakan Untuk Wawan
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Sttt... Jangan berisik. Kebenaran Bersembunyi dalam Sunyi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Mereka Masih di Sana
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Tipu Daya Lelaki yang Sudah Berumur
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Ironi Kotak Amal Sekolah
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Harapan Baru
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Talang Sawah dan Lagu Mangu
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Rasa Kehilangan
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
ada cinta luar biasa yang engkau terima tanpa harus bersusah payah mencarinya
Ron Nee Soo