Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Ketika Milo Mati
0
Suka
2,512
Dibaca

Aku menemukannya di pinggir sungai. Tubuhnya kotor, matanya setengah tertutup. Ia tampak tak berdaya. Mungkin tenggelam, kedinginan berhari-hari, tetapi tetap berusaha bertahan. Aku mengangkatnya. Bobotnya ringan, seperti kehilangan semangat untuk menatap dunia.

Sepanjang perjalanan pulang ia terus mengerang. Taringnya yang masih kecil menggigiti lenganku. Aku memintanya diam. Ia memandangiku dengan raut sayu.

“Kalau ibuku sampai tahu aku membawamu, kamu akan telantar lagi,” ucapku, memohon.

Ia tak mendengar, d...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Ketika Milo Mati
Jasma Ryadi
Cerpen
Sepenggal Zaman Terhenti di 2025
Ryan Esa
Cerpen
Suara Butala
bloomingssy
Cerpen
Bronze
Kala Sepi Melanda
ThidaRak
Cerpen
Bronze
Pilihan Dimas
Heaven Nur
Cerpen
Bronze
Camp
Aera syra
Cerpen
Bronze
Hope
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Entitas
Oscar Zkye
Cerpen
Bronze
Sungguhan Teman?
Glorizna Riza
Cerpen
Bird (Burung)
Celica Yuzi
Cerpen
Bronze
Pembaca Baju
Ferdiagus Rudi Junaedi
Cerpen
Dendam Sofia
hyu
Cerpen
Bandang
Hans Wysiwyg
Cerpen
CURHAT CUCU
Kiki Isbianto
Cerpen
Bronze
Abaikan Dengan Buku
Yooni SRi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ketika Milo Mati
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Rasa yang Tak Bisa Kembali
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Kembalinya Sang Penari
Jasma Ryadi
Flash
Aku atau Dia
Jasma Ryadi
Flash
Pukul 01:10
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Reuni di Bangku Cadangan
Jasma Ryadi
Flash
Bulan ke-10
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Tahun Kelima
Jasma Ryadi
Flash
Mengapa Harus Ada Cinta dalam Pernikahan
Jasma Ryadi
Flash
Senja yang Dilepas
Jasma Ryadi
Flash
Di Tepi Jurang
Jasma Ryadi
Flash
Gema yang Redup
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Ketika Kata-Kata Kembali
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Potongan Tangan
Jasma Ryadi
Flash
Akar di Kepala Ibu
Jasma Ryadi