Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Aksi
Bronze
Kesatria Gelandangan
0
Suka
4,565
Dibaca

Setelah berpeluh terik, mengais sisa makanan pada drum-drum sampah di kota yang ia cintai. Pada malam hari seorang pria tua sedang duduk di rumah pohon reyot, sepi, dan sunyi, berada di atas bukit. Kira-kira pria tua itu berusia lima puluh delapan tahun dengan tubuh yang kurus, serta wajah bersahaja, seluruh rambut di kepala, kumis tipis, dan berewok yang tumbuh berwarna putih. Dari atas bukit yang gelap pemandangan kota Kasgatu dihiasi lampu-lampu jalan dan rumah-rumah yang berdiri kokoh nampak indah meski bintang hanya sedikit muncul di langit malam.

 

Kota Kasgatu adalah daerah kecintaan laki-laki tua. Kota kelahiran yang tidak pernah ia ingin tinggalkan selama nafasnya masih berhembus. Kota yang di penuhi pengusaha obat-obatan mujarab yang hebat karena suburnya tanah, kota kelahiran para pemburu yang tangguh, kota terciptanya strategi spionase perangkap madu yang cerdik, kota penuh hiruk-pikuk yang tidak pernah senyap dan hening barang sejenak.

 

Seringkali di malam-malam kesendirian yang terasa abadi, sebelum tidur, pria itu mengembarakan pikiranya melampau jauh pada masa lalu kehidupannya di kota tercintanya. Dahulu ketika usianya masih muda, pria tua adalah dalang perangkap madu yang mahir. Dalam waktu yang singkat ia mampu mendapatkan segala informasi dengan akurat dan sangat terperinci. Strategi yang di buatnya bagai mata tuhan yang tepat tanpa sedikitpun meleset. Dengan cerdik dan pintarnya ia selalu mampu mengatasai segala kendala untuk mencapai tujuanya dan mudah mengetahui informasi rahasia perdagangan, mampu mempengaruhi pembuat kebijakan dalam pembentuk opini guna menguntungkan kepentingan siapa saja yang berani membayarnya dengan biaya spektakuler. Dalam petualangan-petualangan spionasenya, ia tidak pernah berpikir d...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Aksi
Cerpen
Bronze
Kesatria Gelandangan
Syaras Qotimah
Flash
Di Sebuah Gua
Kiara Hanifa Anindya
Cerpen
Bronze
Nokturnal
Rama Sudeta A
Flash
Bronze
Ragnarok karya Jorge Luis Borges. Penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
LEGION
Delta
Flash
Bronze
SALAH PAHAM
sisibulan
Flash
Bronze
Jam Pasir
Afri Meldam
Novel
Nataraja
Ghozy Ihsasul Huda
Cerpen
Bronze
Lelaki dari Teluk Kelayan
Agus Puguh Santosa
Flash
Sawit
snang.tjarita
Novel
Babad Tanah Majapahit
Ma'arif
Cerpen
Bronze
Koloni Kutu
Kemal Ahmed
Cerpen
Bronze
Perburuan Cabe di Negeri Pedas
Mochammad Ikhsan Maulana
Skrip Film
FILM TERAKHIR?
Ferdiagus Rudi Junaedi
Novel
Gold
Dari Gestapu ke Reformasi
Mizan Publishing
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kesatria Gelandangan
Syaras Qotimah
Cerpen
API DENDAMMU
Syaras Qotimah