Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Keresahan Robin Setiap Pagi
3
Suka
10,565
Dibaca

Cerita ini hanya fiktif belaka. Jika ada kesamaan nama tokoh, karakter, tempat kejadian atau pun peristiwa, itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan. Semoga bisa menghibur para pembaca sekalian.

***

Pagi-pagi sekali tak biasanya Robin murung. Di kursi bambu panjang di beranda rumahnya itu ia duduk sambil melamun menatap gelas berisi kopi hitam dengan tatapan kosong. Berbagai suara keresahan dalam benaknya pun bermunculan, mengapa istrinya harus kehilangan benda berbentuk segitiga itu berkali-kali? Siapa pelakunya?

“Yah, semalam hilang lagi,” kata Sari, istrinya.

“Haduh, kok bisa sih, Bun?” Robin melihat ke arah istrinya yang baru saja keluar dari dalam rumah.

“Semalam aku lupa masukin kerumah Yah, karena masih basah,” jawab Sari.

Robin tidak menjawab, ia melamun lagi dan kembali menatap gelas berisi kopi yang isinya sudah setengah itu.

Mendengar laporan dari istrinya yang bukan hanya sekali dua kali itu membuat Robin akhirnya geram. Ia ingin sekali mencokok dan bila perlu menangkap maling spesialis celana dalam itu dengan tangannya sendiri. Robin ingin sekali membuat orang itu kapok dan berhenti mencuri pakaian dalam milik istrinya.

Lima belas menit berlalu, lamunan Robin dibuyarkan oleh suara laki-laki tua yang lewat di depan rumahnya.

“Wah… Pak Robin pagi-pagi udah melamun aja nih, awas nanti kesambet!” gurau, lelaki tua yang sudah rapi dengan setelan berkebun itu.

“Eh, Pak Demit. Wah rajin sekali, pagi-pagi gini sudah mau nyangkul saja.” Robin menoleh ke arah lelaki itu sambil meletakkan gelas di depan meja.

“Iya, biasalah Pak Robin, lagi banyak kerjaan di ladang, sekalian bantu-bantu ka...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Keresahan Robin Setiap Pagi
Reynal Prasetya
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
KOTA HUJAN
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
By Your Side
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
Rindu Untuk Bapak
Aksara Senja
Cerpen
Bronze
Buah Mangga
Semmy Rajita
Cerpen
Bronze
Si Hitam Bernama Beruntung.
P12
Cerpen
Bronze
Berjalan Menuju Merdeka
ardhirahma
Cerpen
Peran
Adrikni LR
Cerpen
Opini Abnormal
Nazila
Cerpen
Atas Nama Zohran Kecil
Hilwa Taqiyya
Cerpen
Kisah Masa Orientasi Sekolah
Nadia Safa Nurmalacita
Cerpen
Bronze
Setelah Malin Menjadi Batu: Hasnah dan Debur Ombak
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Ibu dan Segala Kompleksitasnya
Siti Aminatus Solikah
Cerpen
Bronze
Musthofa
Sri Wintala Achmad
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Keresahan Robin Setiap Pagi
Reynal Prasetya
Novel
Bronze
Pendekar Penguasa Dua Pedang Sakti
Reynal Prasetya