Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Kenapa Dia tak Pernah Datang?
6
Suka
17,382
Dibaca

Mentari pagi merayap malu di balik tirai kamarku, namun sinarnya tak mampu mengalahkan kehangatan notifikasi di ponsel. Sebuah pesan singkat dari seorang pria yang baru beberapa kali berpapasan denganku. “Hai, wanita cantik yang selalu membuat pagiku lebih cerah.”

Pipiku terasa menghangat. Pujian sederhana itu entah mengapa berhasil menggelitik sesuatu dalam diriku. Di tengah hiruk pikuk media sosial yang penuh dengan filter dan kepalsuan, sapaan lugas itu terasa seperti setetes embun di gurun pasir. Aku membalasnya dengan senyum virtual.

Namanya...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Antara Alif dan Hamzah
Imroatul Mufidah
Novel
After Broken
Diana Mahmudah
Cerpen
Bronze
Kenapa Dia tak Pernah Datang?
Ron Nee Soo
Novel
Jejak Cinta Yang Hilang Di Benua Jepang
Jean Aira
Cerpen
Bronze
Cinta di Bawah Langit Pegunungan
SADNESS SECRET
Cerpen
ABISSO DOLCE
KIN DOUTZEN
Cerpen
Bronze
Gadis Misterius Bernama Marsha
Nuel Lubis
Novel
Take You Home
Arindra
Novel
Hana no Michi
Yuniarastya
Novel
Bronze
Laraku Pilumu
Nurul Arifah
Novel
Bronze
GRAY
violia natha
Skrip Film
Independent Marriage (Script)
Sweetstory
Flash
Did You Realize?
Farah
Cerpen
Bronze
Sisi Romantis Seorang Pembunuh
Sulistiyo Suparno
Novel
Bronze
Did You See That?
Charansa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kenapa Dia tak Pernah Datang?
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Dua Tahun Lagi
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Waktu Bahagia
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Dalam Cinta Kubertanya?
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Tiga Hari
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Sejenak Rindu Pada Sastrawan Hujan Bulan Juni
Ron Nee Soo
Flash
Bronze
Sabar adalah Sungai, Senyumanmu adalah Muaranya
Ron Nee Soo
Cerpen
Setiap satu sendok bumbu kacang adalah satu kesempatan yang hilang
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Burung-burung yang Mati
Ron Nee Soo
Flash
Ekspektasi
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Ironi Kotak Amal Sekolah
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Sekolah di Tahun 1973
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Jebakan Untuk Wawan
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Nyanyian Malam
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Beban di Pundak Pak Darmawan
Ron Nee Soo