Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Kenangan Bulan September
0
Suka
1,841
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Seorang pemuda menatap indahnya langit. Langit nan biru. Sang surya yang

seolah tak pernah lelah menyinari bumi. Menjadikan suasana nampak begitu indah. Di depannya telah bermain beberapa anak. Mereka tertawa riang. Berlari kian kemari.

Air mata pemuda itu seketika menetes. Membasahi bumi Jakarta yang tengah dipijaknya. Telah datang waktunya. Waktu untuk mengenang masa lalu kelam di Bulan September. Bayang-bayang masa lalu kelam itu seakan tak ingin melepaskan diri darinya. Terkurung dalam penjara hatinya....

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Gadis Biola
Auni Fa
Novel
Nusantara Cyber
Salsabilla Kim
Novel
Bronze
Legenda Negeri Bharata
Putu Felisia
Novel
Di Balik Kursi Roda Sang Raja Bayangan
Titah Kesumawardani
Novel
Gold
Ahok
Noura Publishing
Novel
Satya dan Bunga
Saipul449
Novel
TIGA TAHUN UNTUK SELAMANYA
ROBI JULIANTO
Novel
Bronze
PARADESHA
Rida Fitria
Novel
Sebelah Kamarmu, Tempatku Sembuh
Agung Saputra
Novel
Dear Malaikat Izrail
princess bermata biru
Flash
Bronze
Kisah Setan
Santama
Novel
Dibawah atap yang sama
Yuni ekawaty
Novel
Bronze
Tarka Sengkalan & Simbol Masa 1997/98
RK Awan
Novel
Gold
Berbagi Hati
Noura Publishing
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian 2
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Nasihat Kakek Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Terlahir Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Harta Karun Pembawa Malapetaka
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Satu Kata Terakhir
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Menggapai Asa di Tengah Samudera
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kembalikan Senyum Ibu
Anggrek Handayani