Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Sejarah
Bronze
Kenangan Bulan September
0
Suka
1,452
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Seorang pemuda menatap indahnya langit. Langit nan biru. Sang surya yang

seolah tak pernah lelah menyinari bumi. Menjadikan suasana nampak begitu indah. Di depannya telah bermain beberapa anak. Mereka tertawa riang. Berlari kian kemari.

Air mata pemuda itu seketika menetes. Membasahi bumi Jakarta yang tengah dipijaknya. Telah datang waktunya. Waktu untuk mengenang masa lalu kelam di Bulan September. Bayang-bayang masa lalu kelam itu seakan tak ingin melepaskan diri darinya. Terkurung dalam penjara hatinya....

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Sejarah
Cerpen
Bronze
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Novel
Tawarikh Nusantara - Kitab Ketiga: Benteng Terakhir
Kingdenie
Novel
Dhanurveda II
Zahid Paningrome
Novel
Lestari:375 Menit
Arif Sufyan
Novel
Akar Randu, Debu dan Kisah-Kisah Pilu
Ferry Herlambang
Novel
Gold
KKPK Aku Calon Presiden
Mizan Publishing
Cerpen
Lembayung di Alas Rawiya
Penulis N
Novel
Anak Gandhok
Erna Surya
Novel
Gold
Death in Babylon, Love in Istanbul
Bentang Pustaka
Novel
Diary Nacita
Citra Riyani Putri
Novel
Merajut Kasih ; Ratih
Rizmitha K
Novel
Bronze
Sang Kiai
Imajinasiku
Novel
Bronze
I Bet You Love Me
ND
Novel
PENGARUNG WAKTU: 21 Tahun Mencari Abimanyu
Braindito
Novel
K O L A K A
Dwi Septina
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kenangan Bulan September
Anggrek Handayani
Novel
Sebuah Pengabdian 2
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Duka dalam Tawa
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Selamat Tinggal Tanah Kelahiranku
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Yang Pergi untuk Kembali
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sebuah Pengabdian
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Si Kecil di Tepi Jalan
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Aku Ingin Terlahir Kembali
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kembalikan Senyum Ibu
Anggrek Handayani
Novel
Bronze
Sepasang Satria Piningit
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kakek dan Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tidak Boleh?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Nasihat Kakek Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Kenapa Tak Ingin ke Kota?
Anggrek Handayani
Cerpen
Bronze
Menggapai Asa di Tengah Samudera
Anggrek Handayani