Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Ken Arok Gendis
0
Suka
3,866
Dibaca

Gendis duduk di sebuah bangku panjang, di bawah sebuah pohon rindang, di atas sebuah tebing yang sejauh mata memandang hanya ada pemandangan alam yang menakjubkan. Gunung Arjuna dan Welirang tampak megah dari sini, dengan hutan sebagai selimutnya, tanpa kabut-kabut menutupinya. Pepohonan di hutan sekitar tebing juga menjulang tinggi-tinggi, bersama semak-semak, tanaman liar, dan bunga-bunga yang cantik.

Namun, tak seindah itu, tak secerah cuaca hari ini, Gendis tampak murung dan diam saja sejak tadi. Gadis berambut lurus panjang itu, yang sesekali merapikan poninya yang tertiup angin itu, yang berseragam pramuka dengan lengan yang ramai itu, seperti tidak bersemangat untuk apa pun hari ini, padahal ini masih siang. Itu karena ada satu orang yang sedang dia pikirkan. Bukan pacar, bukan artis Korea, bukan tokoh fiksi. Itu ... tokoh sejarah.

Ken Arok namany...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Please, PROTECT ME!
Charansa
Novel
DANTE
Dewanto Amin Sadono
Flash
Bronze
Anak Durhaka
Alifia Sastia
Flash
Bronze
Ending
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
Ken Arok Gendis
Nailu Chirzati
Cerpen
Bronze
Giant's Heart
Jasma Ryadi
Novel
Gold
Jodoh
Bentang Pustaka
Flash
Pertemuan Kita
Amanda Chrysilla
Flash
Benang
Mr.taaaa
Novel
Bronze
Puri Setan dan Penghuninya yang Pernah Jatuh Cinta
romaneskha
Novel
Meong
Laila NF
Flash
SUHARSI DAN PEREMPUAN-PEREMPUAN LUAR BIASA
Maria Cecilia W T
Cerpen
Memeluk Bayangmu
Jie Jian
Flash
Terimakasih banyak
Karine A.
Flash
Bronze
Vampire of Love
Silvarani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ken Arok Gendis
Nailu Chirzati
Cerpen
Bronze
Kiera dan Hari Drama Sedunia
Nailu Chirzati
Cerpen
Bronze
Gadis Tulang Wangi dan Sekitarnya
Nailu Chirzati
Cerpen
Bronze
Shakira dan Magis Rasa Senang
Nailu Chirzati
Cerpen
Teater Raden Panji
Nailu Chirzati