Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Komedi
Bronze
Kematian Saudara Kembar
1
Suka
5,633
Dibaca

“Pernahkah kau membayangkan bagaimana ekspresi presiden ketika beliau mules, sementara beliau sedang mengadakan rapat dengan para menteri?”

  Santun terbahak-bahak, ia memvisualkan wajah presiden yang berkeringat basah di ruang meeting, tangan memegangi perut sementara pantatnya terkentut-kentut. Ruangan meeting mendadak menjadi berisik karena aroma asing menyelinap masuk.

  “Apakah jika presiden kentut akan mengaku di depan publik? Bagaimana kentutnya seorang presiden?” Santun melengkapi kalimat Sopan. Mereka berdua adalah saudara kembar yang tak bisa dipisahkan di muka bumi ini, Ibunya yang bernama Akhlak telah mengandungnya selama delapan belas bulan, masa kelahiran mereka menjadi momentum yang tak dapat terlupakan.

Malam itu langit dihiasi dengan bulan sabit, jarum jam menunjuk pada angka dua belas, perut Akhlak terasa melilit sementara punggungnya ia ungkap akan jebol, suaminya Terpuji langsung melarikan diri ke rumah sakit. Hari itu, Terpuji sangat khawatir jika Akhlak, wanita y...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp9.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Cerpen
Bronze
Kematian Saudara Kembar
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Adu Teka-Teki di Kafe
kevin andrew
Flash
Android vs Apple
Kiko
Cerpen
Ngajarin Boomer Pake Smartphone
cahyo laras
Komik
Bronze
hana and the gals
adamas
Flash
Tes
Faris Amar
Komik
Crazy Rich Best Friend
arini putri
Flash
Gengsi! (Kebaikan Dari Ocehan Bunda)
Siddfen
Cerpen
Skakmat Tukang Flexing Saat Lebaran
cahyo laras
Cerpen
Pitak Di Kepala Suami
cahyo laras
Komik
Bronze
The Ninth Soul
Ei
Flash
Bronze
Demi Pohon Lemon
Rere Valencia
Cerpen
Bronze
The Most Loser Person On Earth
Affry Johan
Cerpen
TETANGGA BIKIN KESAL
Shea
Cerpen
Bronze
Lestari Pedagang
Aviskha izzatun Noilufar
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kematian Saudara Kembar
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Sabar Kurang Sabar
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pemuda Pemburu Sunyi, Tiga Kucing dan Seekor Kelabang
Titin Widyawati
Cerpen
Dirimu dan Penunggu Hal-Hal Pergi
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Trauma
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pendorong Gerobak
Titin Widyawati
Cerpen
Leher Putar
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Tubuhmu, Tubuh Orang Lain
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pelangi Transparan
Titin Widyawati
Cerpen
Sejuta Pertanyaan Wanita
Titin Widyawati
Cerpen
Ditolak
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pemerkosa Akal
Titin Widyawati
Cerpen
Perempuan yang Membenci Matahari
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Kepergian Yu Sekar
Titin Widyawati
Cerpen
Punggung Wanita
Titin Widyawati