Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Komedi
Bronze
Kematian Saudara Kembar
1
Suka
5,191
Dibaca

“Pernahkah kau membayangkan bagaimana ekspresi presiden ketika beliau mules, sementara beliau sedang mengadakan rapat dengan para menteri?”

  Santun terbahak-bahak, ia memvisualkan wajah presiden yang berkeringat basah di ruang meeting, tangan memegangi perut sementara pantatnya terkentut-kentut. Ruangan meeting mendadak menjadi berisik karena aroma asing menyelinap masuk.

  “Apakah jika presiden kentut akan mengaku di depan publik? Bagaimana kentutnya seorang presiden?” Santun melengkapi kalimat Sopan. Mereka berdua adalah saudara kembar yang tak bisa dipisahkan di muka bumi ini, Ibunya yang bernama Akhlak telah mengandungnya selama delapan belas bulan, masa kelahiran mereka menjadi momentum yang tak dapat terlupakan.

Malam itu langit dihiasi dengan bulan sabit, jarum jam menunjuk pada angka dua belas, perut Akhlak terasa melilit sementara punggungnya ia ungkap akan jebol, suaminya Terpuji langsung melarikan diri ke rumah sakit. Hari itu, Terpuji sangat khawatir jika Akhlak, wanita y...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp9.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Komedi
Cerpen
Bronze
Kematian Saudara Kembar
Titin Widyawati
Komik
KAOS HITAM
moris avisena
Flash
Batik Ranger
Molena Banana
Flash
Kejutan Ulang Tahun
Lovaerina
Flash
Bronze
Visi, Misi, Diksi, Permisi ....
Sunarti
Flash
Rafa Pergi ke Surga
Rafael Yanuar
Flash
Bronze
Lon-te "Lontong Sate"
Sunarti
Komik
Mbak Kunti Genit, Ah!
wahyu sulistyo nugroho purwanggono
Cerpen
Bronze
Songong Maksimal
syafetri syam
Flash
Kejadian di Pasar
Kiara Hanifa Anindya
Flash
Bronze
KELILING DUNIA
Hanan Rafidah
Cerpen
Menyelamatkan Gundam Dari Istri
cahyo laras
Cerpen
ANAK EMAK
Endah Wahyuningtyas
Flash
Gowes Takabur 01
Rains Peter Aro
Cerpen
Bronze
pak m pengusung nomor di Jordan188
Jordan188
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kematian Saudara Kembar
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Sebuah Sampah
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pekerja Proyek
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Atap
Titin Widyawati
Novel
Bronze
Dewa
Titin Widyawati
Novel
Badai Indah
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Payung Hitam
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Surat
Titin Widyawati
Cerpen
Rumah-ku
Titin Widyawati
Cerpen
Dirimu dan Penunggu Hal-Hal Pergi
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pendorong Gerobak
Titin Widyawati
Cerpen
Ditolak
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Selimut Tidak Pernah Kering
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pelangi Transparan
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Dikejar-kejar Polisi
Titin Widyawati