Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Kematian Halfin Frayser karya Ambrose Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
0
Suka
3,616
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Kematian Halfin Frayser

Ambrose Bierce

Penerjemah : Ahmad Muhaimin

I

Kematian menghasilkan perubahan yang lebih besar daripada yang telah ditunjukkan. Sementara itu,pada umumnya roh yang telah pergi kembali pada suatu saat, dan kadang-kadang terlihat oleh mereka yang masih hidup (muncul dalam bentuk tubuh yang dibawanya), namun telah terjadi bahwa tubuh yang sesungguhnya tanpa roh telah berjalan. Dan dibuktikan oleh mereka yang pernah bertemu dan hidup untuk berbicara tentang hal itu, roh yang telah bangkit seperti itu tidak memiliki kasih sayang alami, atau ingatan akan hal itu, tetapi hanya kebencian. Juga, diketahui bahwa beberapa roh yang dalam kehidupannya baik menjadi jahat karena kematian.— Hali .

Pada suatu malam yang gelap di pertengahan musim panas, seorang lelaki terbangun dari tidurnya yang tanpa mimpi di sebuah hutan, mengangkat kepalanya dari tanah, dan menatap beberapa saat ke dalam kegelapan, lalu berkata: "Catherine Larue." Ia tidak mengatakan apa pun lagi; ia tidak tahu alasan mengapa ia harus mengatakan begitu banyak.

Lelaki itu Halpin Frayser. Tinggal di St. Helena, tetapi tempat tinggalnya sekarang tidak pasti, karena ia telah meninggal. Seseorang yang terbiasa tidur di hutan tanpa apa pun di bawahnya kecuali dedaunan kering dan tanah yang lembap, dan tidak ada apa pun di atasnya kecuali dahan-dahan tempat dedaunan jatuh dan langit tempat bumi jatuh, tidak dapat berharap untuk umur panjang, dan Frayser mencapai usia tiga puluh dua tahun. Ada orang-orang di dunia ini, jutaan orang, dan orang-orang terbaik, yang menganggap itu sebagai usia yang sangat lanjut. Mereka anak-anak. Bagi mereka yang melihat perjalanan hidup dari pelabuhan keberangkatan, kulit kayu yang telah menempuh jarak cukup jauh tampak sudah mendekati pantai yang jauh. Namun, tidak pasti Halpin Frayser meninggal karena kedinginan.

Seharian dia berada di perbukitan sebelah barat Lembah Napa, mencari burung merpati dan hewan buruan kecil yang sedang musim. Menjelang sore hari, langit mulai mendung dan dia kehilangan arah; dan meskipun dia hanya harus terus menuruni bukit—ke mana pun dia pergi untuk mencari tempat yang aman saat tersesat—tidak adanya jalan setapak telah menghalanginya sehingga dia tersalip pada malam hari saat masih berada di hutan. Karena tidak mampu menembus semak manzanita dan semak...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp4.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Kematian Halfin Frayser karya Ambrose Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Novel
Bronze
LALANG
Nurbaya Pulhehe
Novel
Frekuensi
Tira Riani
Cerpen
HARDARIYAM
Reveniella
Novel
Bronze
Ilmu Warisan Leluhur
Jasmine23Pramestia
Flash
Benalu
Mambaul Athiyah
Novel
The Strange Case of Milan and Madrid
Galilea
Flash
Di Antara
Khirnis
Novel
Gold
Dark Memories
Noura Publishing
Cerpen
Halo, Selamat Tinggal!
Ilestavan
Cerpen
Bronze
Kegelapan yang Meringkus Bulan
Aralya Seraquin
Novel
BACK: Nice To Meet You
xwxswag2000
Novel
Mantra Coffee
Noir Gallagher
Flash
Fenomena alam
Mahmud
Cerpen
Perempuan yang Lehernya Terjerat Rantai Setan
Autami Anita
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kematian Halfin Frayser karya Ambrose Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Hidung
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Jenny
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Sepuluh Orang Indian
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Ketukan di Gerbang Manor. Franz Kafka. Penerjemah: ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kucing di tengah Hujan
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Lelaki dan Ular
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Claude Gueux
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Pemakaman Jhon Mortonson karya Ambrosr Bierce penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Kesulitan Menyeberangi Sebuah Ladang karya Ambrose penerjemah ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Biji Delima
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Gigi Naga
Ahmad Muhaimin
Flash
Bronze
Lilin Merah Tua
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Iblis di Menara Lonceng, Edgar Allan Poe penerjemah : ahmad muhaimin
Ahmad Muhaimin
Cerpen
Bronze
Burung Ayam Ayam
Ahmad Muhaimin