Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
0
Suka
6,726
Dibaca

Kau Ajariku Arti Pulang

Pagi itu, kabut masih menggantung di antara pepohonan jati. Udara lembap bercampur aroma tanah basah menyambut langkah Damar yang baru turun dari bus antarkota. Di tangannya, hanya ada satu tas ransel lusuh—dan secarik surat panggilan kerja yang kini sudah tak berarti apa-apa.

Ia berdiri di pinggir jalan desa, menatap sawah yang baru ditanami. Burung-burung kecil terbang rendah, seolah menyambut kepulangannya setelah tujuh tahun pergi tanpa kabar.

Desa Sukamukti tak banyak berubah. Hanya jalannya kini beraspal halus, dan ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Novel
Gold
Menemani Setiap Detik Rasa Sepi
Falcon Publishing
Cerpen
Jaenudin
Steffi Adelin
Novel
Tersadar
Meyalda Jasmine Shayna
Novel
Past and Future
Lydia
Novel
USAI
Caca Sagita
Novel
Gold
Asal Muasal Pelukan
Bentang Pustaka
Novel
Sakinahku pulang
nihlatuzzakiyyah
Novel
Bronze
(Bukan) Orang Ketiga
Miss Sarah
Novel
MUSEA
ushiomoonie
Flash
Bronze
Merindukan Cinderella
Nuel Lubis
Novel
Gold
PHP
Bentang Pustaka
Novel
Because, I Love You
Shavrilla
Komik
Love Isn't Easy Art
Rahmaniah
Cerpen
Kala Itu, di Bandung
Farah Maulida
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Novel
Bronze
Sampai Tua Kita Bersama
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir Ibu
Wahyu Hidayat