Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kata Terlarang
0
Suka
8,157
Dibaca

Bab 1 – Novel Berjudul “Kata Terlarang”

Udara malam Makassar terasa lembap dan berat, serupa gumpalan kabut yang menyelimuti kota. Di dalam apartemen minimalisnya yang tenang, Aidan Prasetya mengamati layar laptop dengan kepuasan samar. Novel horor terbarunya, "Kata Terlarang," baru saja diterbitkan. Sebuah karya yang ia tulis dalam kondisi seperti kesurupan, sebuah pengalaman aneh yang kini hanya menyisakan samar-samar ingatan. Ia membelai sampul digital bukunya, desainnya sederhana namun memiliki daya tarik yang mengganggu—sebuah simbol yang samar, seperti mata yang selalu mengawasi. Aidan tidak tahu, bahwa di setiap jalinan kata yang ia rajut, ada benang tak kasat mata yang akan menjerat pikiran pembacanya, mengikis kewarasan mereka perlahan, persis seperti rayap yang menggerogoti fondasi rumah.

Novel itu memang unik. Bukan sekadar kisah horor biasa. Aidan telah menumpahkan seluruh imajinasinya, menggali ketakutan-ketakutan primordial dan menyajikannya dalam prosa yang menghipnotis. Ia ingat bagaimana ia menghabiskan 17 hari tanpa henti, hampir tanpa tidur, tanpa makan, hanya menulis. Jari-jarinya menari di atas keyboard, kata-kata mengalir deras seolah didiktekan oleh entitas lain. Saat itu, ia merasa terhubung dengan sesuatu yang kuno, sebuah sumur inspirasi yang tak pernah ia ketahui keberadaannya. Kini, melihat hasil karyanya yang terbit, ada rasa bangga bercampur kekosongan aneh.

Minggu-minggu pertama setelah peluncuran, respons publik cukup baik. Pembaca memuji gaya tulisnya yang atmosferik, pembangunan ketegangan yang lambat namun mematikan, dan karakter-karakter yang memuakkan namun begitu nyata. Pujian berdatangan, mengalir seperti madu ke telinga Aidan. Ia membaca setiap ulasan, tersenyum kecil melihat bagaimana karyanya menyentuh saraf ketakutan orang. Namun, di antara pujian itu, mulai muncul nada-nada yang ganjil.

"Setelah membaca 'Kata Terlarang' sampai halaman terakhir, saya merasa sangat gelisah," tulis seorang pembaca di forum daring. "Ada rasa cemas berlebihan yang tidak bisa saya hilangkan. Seperti ada yang mengawasi dari sudut pandang saya." Komentar itu awalnya dianggap sebagai respons umum terhadap novel horor yang efektif. Aidan hanya mengangguk, menganggapnya sebagai tanda bahwa novelnya berhasil memicu emosi.

Namun, komentar-komentar serupa mulai menumpuk.

"Saya mulai mendengar bisikan-bisikan aneh saat merenung, terutama di malam hari," tulis pembaca lain. "Suara itu seperti menggumamkan potongan-potongan kalimat dari buku itu. Saya bahkan mencoba tidak memikirkan novelnya, tapi bisikan itu tetap ada. Ini gila."

Aidan mulai merasa tak nyaman. Bisikan? Ia sendiri tidak pernah mengalaminya saat menulis. Ia hanya merasakan dorongan tak tertahankan untuk terus mengetik.

Kemudian, muncul laporan tentang mimpi buruk. Bukan sekadar mimpi buruk biasa. Para pembaca menceritakan mimpi yang terasa sangat nyata, terlalu nyata untuk sekadar ilusi tidur. Mereka melihat sosok-sosok mengerikan dari novel, terkadang hanya bayangan samar, terkadang detail wajah yang menjijikkan, muncul di lingkungan mereka sendiri. Rumah mereka, kamar tidur mereka, bahkan wajah orang-orang terdekat mereka, semuanya bisa berubah menjadi lanska...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp11.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Kata Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Novel
Gold
Fantasteen Wooley Dolley
Mizan Publishing
Novel
The Deaveka
Haula Luthfia Ramadhan
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Bayi Ku
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
Wajah Lain di Lukisan Rumah Majikanku
Bella Paring Gusti
Novel
Gold
Sleepy Hollow and Other Horror Stories
Mizan Publishing
Novel
Gold
Fantasteen Ghost Dormitory in Vienna
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Cermin Kegelapan
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
REMPANG-GALANG NIGHTMARE
Je Yatmoko
Novel
Cursed on the Witching Hours
Roy Rolland
Novel
Gold
Fantasteen Saving Ludo
Mizan Publishing
Novel
Bronze
Sumur Ditengah Hutan
Faizal Ablansah Anandita, dr
Skrip Film
MELATI
Herman Siem
Novel
Bronze
Tingkah Aneh Istriku
Diyah Islami
Novel
Perjanjian Ketiga
bomo wicaksono
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kata Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Dia Bukan Bayi Ku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Cermin Kegelapan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Putih
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayang - Bayang Kaktus Berdarah Seri 01
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pintu Retak
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Perawat Siska
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Labirin Jiwa
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Mereka Nyata Dan Bercerita
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Anatomi Bayangan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Aku Tidak Sakit
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kamera Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Streamer Yang Tragis
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Arga
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kereta Cepat Whoosh
Christian Shonda Benyamin