Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kata Terlarang
0
Suka
6,564
Dibaca

Bab 1 – Novel Berjudul “Kata Terlarang”

Udara malam Makassar terasa lembap dan berat, serupa gumpalan kabut yang menyelimuti kota. Di dalam apartemen minimalisnya yang tenang, Aidan Prasetya mengamati layar laptop dengan kepuasan samar. Novel horor terbarunya, "Kata Terlarang," baru saja diterbitkan. Sebuah karya yang ia tulis dalam kondisi seperti kesurupan, sebuah pengalaman aneh yang kini hanya menyisakan samar-samar ingatan. Ia membelai sampul digital bukunya, desainnya sederhana namun memiliki daya tarik yang mengganggu—sebuah simbol yang samar, seperti mata yang selalu mengawasi. Aidan tidak tahu, bahwa di setiap jalinan kata yang ia rajut, ada benang tak kasat mata yang akan menjerat pikiran pembacanya, mengikis kewarasan mereka perlahan, persis seperti rayap yang menggerogoti fondasi rumah.

Novel itu memang unik. Bukan sekadar kisah horor biasa. Aidan telah menumpahkan seluruh imajinasinya, menggali ketakutan-ketakutan primordial dan menyajikannya dalam prosa yang menghipnotis. Ia ingat bagaimana ia menghabiskan 17 hari tanpa henti, hampir tanpa tidur, tanpa makan, hanya menulis. Jari-jarinya menari di atas keyboard, kata-kata mengalir deras seolah didiktekan oleh entitas lain. Saat itu, ia merasa terhubung dengan sesuatu yang kuno, sebuah sumur inspirasi yang tak pernah ia ketahui keberadaannya. Kini, melihat hasil karyanya yang terbit, ada rasa bangga bercampur kekosongan aneh.

Minggu-minggu pertama setelah peluncuran, respons publik cukup baik. Pembaca memuji gaya tulisnya yang atmosferik, pembangunan ketegangan yang lambat namun mematikan, dan karakter-karakter yang memuakkan namun begitu nyata. Pujian berdatangan, mengalir seperti madu ke telinga Aidan. Ia membaca setiap ulasan, tersenyum kecil melihat bagaimana karyanya menyentuh saraf ketakutan orang. Namun, di antara pujian itu, mulai muncul nada-nada yang ganjil.

"Setelah membaca 'Kata Terlarang' sampai halaman terakhir, saya merasa sangat gelisah," tulis seorang pembaca di forum daring. "Ada rasa cemas berlebihan yang tidak bisa saya hilangkan. Seperti ada yang mengawasi dari sudut pandang saya." Komentar itu awalnya dianggap sebagai respons umum terhadap novel horor yang efektif. Aidan hanya mengangguk, menganggapnya sebagai tanda bahwa novelnya berhasil memicu emosi.

Namun, komentar-komentar serupa mulai menumpuk.

"Saya mulai mendengar bisikan-bisikan aneh saat merenung, terutama di malam hari," tulis pembaca lain. "Suara itu seperti menggumamkan potongan-potongan kalimat dari buku itu. Saya bahkan mencoba tidak memikirkan novelnya, tapi bisikan itu tetap ada. Ini gila."

Aidan mulai merasa tak nyaman. Bisikan? Ia sendiri tidak pernah mengalaminya saat menulis. Ia hanya merasakan dorongan tak tertahankan untuk terus mengetik.

Kemudian, muncul laporan tentang mimpi buruk. Bukan sekadar mimpi buruk biasa. Para pembaca menceritakan mimpi yang terasa sangat nyata, terlalu nyata untuk sekadar ilusi tidur. Mereka melihat sosok-sosok mengerikan dari novel, terkadang hanya bayangan samar, terkadang detail wajah yang menjijikkan, muncul di lingkungan mereka sendiri. Rumah mereka, kamar tidur mereka, bahkan wajah orang-orang terdekat mereka, semuanya bisa berubah menjadi lanska...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp11.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Novel
The Inner Eye
Dagzey hasy
Cerpen
Bronze
Kata Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Flash
Yang Berjalan di Tengah Malam
lusi anda sudjana
Novel
Gold
Hell City
Noura Publishing
Novel
Gold
The Haunting of Hill House
Mizan Publishing
Novel
Bronze
JERAT IBLIS
Eirene Rens
Cerpen
Arina, Sang Pembalas
Ian Hendrawan
Novel
Gold
Fantasteen Scary Teru Teru Bozu
Mizan Publishing
Cerpen
Bronze
Kultus Sebuah Lagu
Christian Shonda Benyamin
Komik
PESAN DARI NOMOR YANG HILANG
Rehab Abdullah
Flash
Jok
Muhammad Adli Zulkifli
Novel
Gold
Rumah di Perkebunan Karet
Mizan Publishing
Novel
WARALIT
Nia
Cerpen
Bronze
Mereka yang Masih di Dalam
Jasma Ryadi
Skrip Film
Sihir Marongge
Vitri Dwi Mantik
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kata Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kultus Sebuah Lagu
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Suwanita
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Terkutuk
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Ruko Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kuncup Bunga Ungu
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Indigo
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Perawat Siska
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayang Bayang Kaktus Berdarah Seri 03
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bidan Sofia
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Siaran Terakhir
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayang - Bayang Senja
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Goresan Kuas Bermakna
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
19:00
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Aku
Christian Shonda Benyamin