Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Kacamata Paman
0
Suka
3,201
Dibaca

Bab 1 – Warisan yang Tertinggal

Arman, seorang pria berusia 30-an dengan garis rambut yang mulai mundur dan mata yang sering terlihat lelah, mendapati dirinya duduk di kursi empuk ruang tamu yang kini terasa asing. Seminggu yang lalu, tempat ini adalah rumah pamannya, Anwar, seorang kolektor barang antik eksentrik yang meninggal secara misterius. Polisi menyebutnya "kecelakaan yang aneh," sebuah jatuh dari tangga yang terlalu curam, tapi ada sesuatu yang mengganjal bagi Arman. Pamannya selalu berhati-hati, bahkan cenderung paranoid. Sekarang, yang tersisa hanyalah keheningan yang menyesakkan dan tumpukan barang-barang warisan yang harus dibereskan.

Di antara tumpukan buku tua, patung kayu berukir, dan perabot antik yang berdebu, sepasang kacamata tua menarik perhatian Arman. Bingkainya terbuat dari metal kehitaman yang sudah usang, dan lensanya tampak tebal, sedikit buram. Kacamata itu tergeletak begitu saja di atas meja samping, seolah sengaja diletakkan di sana untuk ditemukan. Arman mengambilnya, jemarinya merasakan dinginnya logam. Kacamata itu terasa berat, lebih berat dari yang ia kira. Rasa penasaran mendorongnya untuk membalik kacamata itu, dan di bagian dalam gagangnya, terukir dengan rumit angka "1913". Sebuah tahun yang terasa jauh, seolah kacamata itu menyimpan rahasia dari masa lalu yang kelam.

"Kacamata antik," gumamnya, lebih kepada dirinya sendiri daripada kepada siapa pun. Iseng, ia mengangkat kacamata itu dan memakainya. Pandangannya tidak terlalu jelas, sedikit kabur, tapi ia mengira itu hanya karena lensa yang mungkin tidak sesuai dengan ukuran matanya atau sudah kusam termakan usia. Ia mengedipkan mata beberapa kali, mencoba menyesuaikan diri. Saat pandangannya mulai terfokus, sebuah bayangan samar melintas di sudut matanya. Arman menoleh cepat ke arah sofa di seberangnya. Dan di sanalah ia melihatnya.

Sesosok tubuh wanita muda dengan rambut panjang tergerai, ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp6.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Kacamata Paman
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
Rahasia Kematian
Herman Sim
Novel
Parang Maya (Kumpulan Cerita)
Maria Ispri
Novel
HITAM
Endah Wahyuningtyas
Flash
Nasi Goreng Tengah Malam
Freya
Novel
SARI, Arwah Penasaran yang terundang
Efi supiyah
Flash
16.00
Rexa Strudel
Novel
RUMAH: Ada Aku di Sana!
Dea Ayusafi
Novel
Sekolah sambil Nyantri?
Sumaiyah
Cerpen
Bronze
MISTERI PETI KACA
Eddy Tetuko
Komik
VICTIM
irhamna ramadhan
Novel
Sedia Obat Aborsi (Cytotec) Makassar WA : 081222292216
Sarihusada
Flash
Jangan Khianati Aku
Roy Rolland
Cerpen
Bronze
Catatan Tua
Christian Shonda Benyamin
Novel
Bronze
PELUKAN
Akira Ken Yuri
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Kacamata Paman
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Catatan Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kabut Asap Pelabuhan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayang Bayang Kaktus Berdarah Seri 04
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Sahabat Ku Maafkan Aku
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Lilo Main Dengan Siapa
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pudar
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Goresan Kuas Bermakna
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Aku Yakin Ini Nyata
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Panggilan 000
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Email Maut
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayang - Bayang Kaktus Berdarah Seri 02
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kutukan Merapi Tua
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayangan Di Sudut Mata
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bayang Bayang Dokter
Christian Shonda Benyamin