Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
JODOHKU, IBU SATU ANAK
0
Suka
4,900
Dibaca

Sore itu, gumpalan awan kelabu menggantung malas di atas langit komplek perumahan, seolah ikut merasakan muramnya hati Za'im. Bocah berusia sembilan tahun itu berdiri mematung di pinggir lapangan basket, matanya terpaku pada tiga temannya: Allan, Farel, dan Erlan, yang sedang sibuk tertawa riang di depan layar konsol game terbaru. Mereka tidak mengajaknya, bahkan tidak menyadari kehadirannya. Suara dentingan koin virtual dan sorakan kemenangan mereka menusuk telinga Za'im, membuatnya merasa semakin kecil dan tak terlihat.

“Al, ayo main lagi! Kita kalahkan si botak itu!” seru Farel, jarinya lincah menekan tombol.

Allan menyeringai lebar. “Oke, siap! Za’im, mau lihat?” Dia melirik sekilas, basa-basi belaka, sebelum kembali fokus pada layar. Bola mata Za'im memanas. Kata "Za'im" itu seolah hanya gema, tanpa bobot, tanpa arti. Allan tidak menunggunya menjawab, tidak sungguh-sungguh mengajaknya. Permainan itu, game baru yang sedang menjadi buah bibir, terasa seperti dinding tak kasat mata yang memisahkan Za’im dari dunia mereka. Dinding yang terbuat dari uang saku lebih dan kecanggihan teknologi.

 

Za'im menghela napas panjang, pahit. Dia membalikkan badan, meninggalkan sorakan dan tawa yang menyakitkan. Jalanan komplek yang ramai justru terasa lebih sunyi baginya. Bau gorengan dari warung Mak Ijah, suara klakson motor yang lewat, obrolan ibu-ibu di teras rumah—semua hanya lewat seperti angin, tak...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
JODOHKU, IBU SATU ANAK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Rangkaian Persahabatan
Lavanya Anasera
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Bronze
BATAS
Shanty Dewi Shanty
Cerpen
Bronze
Blaming The Victim
Dewi Fortuna
Cerpen
Ucup Si Programmer
Saputra
Cerpen
Bronze
Overtime
Aylanna N. Arcelia
Cerpen
Bronze
Duwa Nyawa
Silvarani
Cerpen
Bronze
Rencana Lain
Munkhayati
Cerpen
CAHAYA DI TENGAH BADAI
sangberuangtidur
Cerpen
Bronze
Rindu Gaharu
Nisa Dewi Kartika
Cerpen
Bronze
Tetangga Depan Rumah
ken fauzy
Cerpen
Sofia
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Memecat Bos
Ravistara
Cerpen
Bronze
KE MANA SI MBAK?
Citra Rahayu Bening
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
JODOHKU, IBU SATU ANAK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
ANTARA ANDIKA, ANNISA DAN AMALIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RESEP KEDUA AYU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KAU KHIANATI AKU, KUBATALKAN PERNIKAHAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GEMA HATI SANG IBU KEDUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PELANGI USAI BADAI
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PATAH HATI DI UJUNG ADAT
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RANTAU RAMADHAN PERTAMA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERKHIANAT DEMI SI BULE
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERLIAN YANG TERCAMPAK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH TERPAUT DI DERMAGA CINTA
ari prasetyaningrum