Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
2
Suka
11,488
Dibaca

Aku benci jam dinding di ruang tamu.

Bunyi detiknya terlalu keras, seolah memamerkan bahwa waktu tetap berjalan walau aku tak pernah ikut di dalamnya. Di rumah ini, sunyi tak pernah benar-benar sunyi. Selalu ada suara samar, piring dibanting, pintu dibanting, atau kata-kata yang menusuk dan tak pernah bisa ditarik kembali. Kadang teriakan. Kadang hanya desisan marah yang lebih menyeramkan daripada teriakan itu sendiri.

Namaku Diana. Aku tinggal di rumah yang penuh luka tak terlihat. Dan aku belajar diam sejak kecil. Bukan karena aku pendiam, tapi karena suara-suara mereka terlalu mendominasi. Di rumah ini, yang berbicara paling keras dianggap paling benar. Dan aku? Aku bahkan tak pernah mendapat giliran bicara.

Setiap malam, aku mengunci pintu kamarku, bukan karena takut ada pencuri, tapi karena aku takut mendengar mereka lagi. Ayah dan ibu selalu bertengkar. Selalu. Entah tentang uang, tentang siapa yang lebih lelah, tentang siapa yang lebih tidak peduli. Seakan cinta di rumah ini suda...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kuingin Kau Tahu Aku Mencintaimu
Elisabet Erlias Purba
Novel
Gold
PBC Irish
Mizan Publishing
Novel
Di Atas Janji
Lisnawati
Cerpen
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
Muhamad Irfan
Novel
Lingkaran Popcorn
galih faizin
Novel
Bronze
Tapak Kecil Gayatri
Rinmunchhhii
Novel
Tetangga
Febby Arshani
Novel
Rintik Hujan di Rumah Kita
Jee Luvina
Skrip Film
AT MY 20+
RATIH MILAWATI NINGRUM
Skrip Film
Between two options
Rahmawati
Flash
Kesalahan Hitung
lidia afrianti
Cerpen
Bronze
Jaket Merah yang Tak Pernah Dikembalikan
Muhamad Irfan
Novel
Seesaw
Rara Rahilah
Novel
Ayah
kakaii
Novel
Diary untuk Arland
Rika Kurnia
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jaket Merah yang Tak Pernah Dikembalikan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Satu Kursi yang Kosong
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Nyaris
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bayangan yang Tidak Pernah Pulang
Muhamad Irfan
Cerpen
Sepotong Roti Hangat di Ujung Hujan
Muhamad Irfan
Cerpen
BISU
Muhamad Irfan
Cerpen
Tak Layak
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tanpa Balasan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bukan Lagi Kita
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tersisa di Gaza
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tidak ada Tempat untuk Kita Berteduh
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bunga yang Tak Pernah Ditaruh di Vas
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak yang Hilang di Lorong 4
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Terlambat
Muhamad Irfan