Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
2
Suka
13,315
Dibaca

Aku benci jam dinding di ruang tamu.

Bunyi detiknya terlalu keras, seolah memamerkan bahwa waktu tetap berjalan walau aku tak pernah ikut di dalamnya. Di rumah ini, sunyi tak pernah benar-benar sunyi. Selalu ada suara samar, piring dibanting, pintu dibanting, atau kata-kata yang menusuk dan tak pernah bisa ditarik kembali. Kadang teriakan. Kadang hanya desisan marah yang lebih menyeramkan daripada teriakan itu sendiri.

Namaku Diana. Aku tinggal di rumah yang penuh luka tak terlihat. Dan aku belajar diam sejak kecil. Bukan karena aku pendiam, tapi karena suara-suara mereka terlalu mendominasi. Di rumah ini, yang berbicara paling keras dianggap paling benar. Dan aku? Aku bahkan tak pernah mendapat giliran bicara.

Setiap malam, aku mengunci pintu kamarku, bukan karena takut ada pencuri, tapi karena aku takut mendengar mereka lagi. Ayah dan ibu selalu bertengkar. Selalu. Entah tentang uang, tentang siapa yang lebih lelah, tentang siapa yang lebih tidak peduli. Seakan cinta di rumah ini suda...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Kursus Jatuh Cinta
Jessy Anggrainy Rian
Novel
Skripsi VS. Everybody
Permatasari
Novel
Memeluk Gelombang
Edelmira (Elmira Rahma)
Skrip Film
KABAYAN MASUK BUI
Ade Bilal Perdana
Cerpen
SZIZOFRENIA APARTEMEN
Teguh Santoso
Cerpen
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
Muhamad Irfan
Novel
Schemering Gray
Yulita Chintya S
Novel
Semesta
langitabu
Novel
TANPA TAPI
Rahma Pangestuti
Komik
Kilogram
Dwirns
Skrip Film
Kasih untuk elina
Muhammad Ramadhafi passa
Skrip Film
MATA HATI
Harredeep
Flash
Pulkam
Rahmatul Husni
Cerpen
Drama Tiga Babak
Tika Sofyan
Novel
Study(ing) Love
ceciliafs
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
Muhamad Irfan
Cerpen
Tak Layak
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tanpa Balasan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Satu Kursi yang Kosong
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tak Terdengar
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bayangan yang Tidak Pernah Pulang
Muhamad Irfan
Cerpen
BISU
Muhamad Irfan
Cerpen
Sepotong Roti Hangat di Ujung Hujan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Ibuku
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jaket Merah yang Tak Pernah Dikembalikan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Nyaris
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tersisa di Gaza
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
KOTA HUJAN
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak yang Hilang di Lorong 4
Muhamad Irfan