Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
0
Suka
12,071
Dibaca

Jatuh Cinta di Antrian Bakso

Sore di desa Sukamukti selalu punya cara sendiri untuk menenangkan hati. Angin membawa aroma tanah basah, anak-anak berlarian di jalan tanah, dan suara gerobak bakso yang digedor pelan—“Baksooo… panas…!”—jadi musik latar yang menandai waktu pulang kerja.

Rian menuruni jalan setapak dengan baju lusuh penuh debu bengkel. Seharian dia memperbaiki motor warga, dan perutnya sudah memprotes sejak setengah jam lalu. Begitu melihat ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Novel
Because I Love You
Nur Afriyanti
Novel
SEPASANG BAYANGAN
Genoveva Dian Uning
Cerpen
Bronze
Sebelum Kamu Pergi
Faizah Salsabila
Novel
Gold
If Only
Bentang Pustaka
Novel
Capek, Tapi Harus Jalan Terus
Tika winata
Flash
Ternyata Aku Masih
Rafael Yanuar
Cerpen
Bronze
Biarkan Hati yang Memilih
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Dan Ada Cinta Yang Membunuh
Mikhael Dwi Arolly Putra Kufa
Novel
Sebuah Prank
Dini Salim
Novel
Inbetween: Me (A)nika
Yofara
Novel
Calon Imam
Fadhillah Hanum
Novel
Bronze
Cinta di Negeri Putih
ANDI RIRIN NOVIARTI
Novel
Satu Lagu, Dua Hati
Nurul Adiyanti
Skrip Film
Between Heart
Adi Rizaldi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir Ibu
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Novel
Bronze
Sampai Tua Kita Bersama
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat