Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
0
Suka
5,935
Dibaca

Jatuh Cinta di Antrian Bakso

Sore di desa Sukamukti selalu punya cara sendiri untuk menenangkan hati. Angin membawa aroma tanah basah, anak-anak berlarian di jalan tanah, dan suara gerobak bakso yang digedor pelan—“Baksooo… panas…!”—jadi musik latar yang menandai waktu pulang kerja.

Rian menuruni jalan setapak dengan baju lusuh penuh debu bengkel. Seharian dia memperbaiki motor warga, dan perutnya sudah memprotes sejak setengah jam lalu. Begitu melihat ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Flash
Suara Maddie
Vitri Dwi Mantik
Cerpen
Bronze
Cinta di Bawah Langit Pegunungan
SADNESS SECRET
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Novel
Gold
Finally Mr Right
Bentang Pustaka
Novel
Adaku Lengkapi Adamu
Salmah Nurhaliza
Novel
Hanari
Meliawardha
Cerpen
Jaenudin
Steffi Adelin
Novel
Bronze
GA
Riyana
Novel
Bronze
Salah Arah
Rahmawati
Novel
Ken Love Story
Albertus Kevin Pekerti
Novel
Gold
Backstreet = Bronis
Bentang Pustaka
Novel
Suami Tahun 2030
Ela Panda
Novel
Brave Girl & Duda Muda
sulistia
Flash
Bronze
Putra Pariwisata dan Putri Seribu Kata
Silvarani
Novel
Gold
The Crown
Bentang Pustaka
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Jatuh Cinta di Antrian Bakso
Wahyu Hidayat
Novel
Bronze
Sampai Tua Kita Bersama
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Jackpot yang Menghancurkan
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Sisa Kopi di Gelas Plastik
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Di Antara Cahaya dan Luka
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Ruang nomor 404
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Kau Ajariku Arti Pulang
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Naga dan Nasi Goreng
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Satu Hari Tanpa Ponsel
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Pelukan Terakhir Ibu
Wahyu Hidayat
Cerpen
Bronze
Harga Sebuah Kejujuran
Wahyu Hidayat