Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Janji Tak Akan Ingkar
2
Suka
4,366
Dibaca

Kurekatkan jaketku, tanganku refleks mendekap tubuhku sendiri. Bahan parasut tipis jaket ini rupanya tidak mampu menahan tiupan angin malam ini. Kupercepat langkahku dari parkiran motor menuju pintu utama kafe. Setibanya di muka sebuah pintu kaca berukuran besar, seorang pria pelayan kafe membukakanku pintu.

“Selamat datang. Silahkan Kak, mau langsung order atau mau cari tempat dulu?” ucap pelayan itu dengan sopan mempersilahkanku masuk, kubalan dengan anggukan kepala.

Didalam kafe, aku langsung menuju lantai 2. Sepuluh tahun tidak ke sini, sepertinya tidak banyak yang berubah dari kafe ini. Mulai dari warna dinding sampai interior yang digunakan. Bahkan letak kursi-kursi dan meja pun tidak banyak berubah. Di lantai dua, aku langsung menuju meja di teras. Namun begitu kubuka pintu menuju teras depan,...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Hari ketika aku tak terlihat
Galih Priatna
Cerpen
Bronze
Janji Tak Akan Ingkar
Galih Priatna
Cerpen
Bronze
Another You Want
Brilijae(⁠。⁠•̀⁠ᴗ⁠-⁠)⁠✧
Cerpen
Hampa
Arkina Melantri
Cerpen
Aku Adalah Tempat Mereka Meludah
Citra Aulia Putri
Cerpen
Bronze
Bukan Babi Ngepet
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Tak Sekemilau Emas
Dewi Fortuna
Cerpen
Tetangga Depan Rumah
ken fauzy
Cerpen
Komisaki Naumi
Komisaki Naumi
Cerpen
Kisah Masa Orientasi Sekolah
Nadia Safa Nurmalacita
Cerpen
Bronze
Pelanggan Terbaik
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Menari Bersama Semesta
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Rumah-ku
Titin Widyawati
Cerpen
Kegaduhan Apa Lagi?
arunien
Cerpen
Menyatukan Dua Keluarga
Yovinus
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Janji Tak Akan Ingkar
Galih Priatna
Cerpen
Bronze
Mawar Putih Untuk Maya
Galih Priatna
Flash
Bronze
Ke Mana Aja, Lo?
Galih Priatna
Cerpen
Bronze
Subuh yang Hilang
Galih Priatna
Cerpen
Bronze
Hari ketika aku tak terlihat
Galih Priatna