Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Jalan Terjal Tiga Puluh
3
Suka
11,545
Dibaca

Seminggu lagi usianya genap tiga puluh tahun, tanpa teman, kekasih, dan keluarga. Dia sendirian di tengah kota Jakarta yang padat. Bising ibu kota tak lantas membuat sepinya sirna, persis seperti lirik dalam lagu Dewa “di dalam keramaian aku masih merasa sepi.” Begitulah dia saat ini. Dia bersyukur bisa bertahan hingga usia kepala tiga. Namun sekaligus mendapati dirinya yang lain takut kehilangan angka dua.

Dia menghubungi teman-teman terdekatnya, menanyakan kabar dan mengajak mereka menghabiskan waktu bersama pada hari kelahirannya. Rupanya tak satupun temannya memiliki waktu sebanyak dirinya. Semua menjawab tak bisa, menolak undangannya. Alih-alih tersinggung, dia memilih mengerti. Mereka bukan lagi remaja, tentu saja teman-temannya punya urusan lain yang lebih penting, pikirnya.

Dia memutuskan pergi seorang diri di hari ulang tahunnya. Menyambut usia kepala tiga sendirian. Dia memilih sebuah kedai kecil namun tampak asri dan cenderung tak banyak diketahui, meski sebenarnya banyak kendaraan dan orang lalu – lalang disekitarnya. Terasa asing tapi nyaman.

“In...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp2.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Jalan Terjal Tiga Puluh
Karlia Za
Cerpen
Kuburan Di Bawah Gedung Megah
Desto Prastowo
Cerpen
WONOALAM 1 : Dialog Kosong Di Meja Pemanggilan Arwah
KusumaBagus Suseno
Cerpen
Bronze
Ulang Lahir
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Mbak Kal, pulang kemana?
alkaladia.
Cerpen
Bronze
Istri Sebelah Kaki
Arif Sufyan
Cerpen
Obrolan di Malam Hari
Hai Ra
Cerpen
Beruntungnya
Noer Eka
Cerpen
Aku Si Pemberontak
Ra
Cerpen
Bronze
Anto dan Sebatang Rokok
Jasma Ryadi
Cerpen
Semar Mendem
hyu
Cerpen
Alien
Cassandra Reina
Cerpen
PEPELING
Aris Setiawan
Cerpen
Bronze
Uncanny Valley
Damia Nur Shafira
Cerpen
LEMBAYUNG (Perempuan yang Kupanggil Mama)
Agustia Dzikir Maulani
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Jalan Terjal Tiga Puluh
Karlia Za
Flash
Bronze
A True Work of Art
Karlia Za
Cerpen
Bronze
Wali Nikah
Karlia Za
Novel
Ayah Terakhir
Karlia Za
Flash
Bronze
Kenapa Kamu Lari?
Karlia Za
Flash
Alasan Berteman
Karlia Za
Flash
Bronze
Tropis Membeku, Subtropis Terbakar
Karlia Za
Cerpen
Bronze
Pekerja Kontrak
Karlia Za