Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Religi
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
0
Suka
3,294
Dibaca

Mentari sore memendarkan jingga keemasan di atas atap genting Kota Selong, Lombok Timur, saat suara anak-anak mengaji bersahutan dari rumah sederhana berpagar bambu itu. Izzah, dengan mukena putih yang sedikit kebesaran di tubuh remajanya, sabar membimbing tangan-tangan kecil mengeja huruf hijaiyah. Kesabaran itu seperti oase di tengah hiruk pikuk kehidupan. Sesekali ia menunjuk dengan pensil, membetulkan makhraj, atau sekadar tersenyum ketika salah satu muridnya berhasil melafalkan ayat dengan benar. Ia senang sekali melihat binar di mata mereka.

"Assalamualaikum, Bu Guru!" sebuah suara ceria menginterupsi, disusul tawa renyah.

Izzah menoleh, pipinya sedikit memerah. Di ambang pintu, berdiri Pramudya, sebayanya, dengan senyum usil yang selalu berhasil membuat jantungnya berdesir aneh. Ia mengenakan kaus oblong dan celana selutut, rambutnya sedikit acak-acakan seolah baru saja usai bermain bola. Para muridnya sontak menoleh, senyum simpul menghias bibir mereka, lalu kembali fokus pada bacaan Iqra mereka.

"Waalaikumsalam, Pram," jawab Izzah, berusaha terlihat tenang. Ia berdeham kecil, menata kembali mukenanya. "Ada apa?"

Pramudya melangkah masuk, menyalami beberapa anak dengan gaya akrab, seolah ia adalah bagian dari keluarga pengajian sore itu. "Mau lihat calon istri lagi ngajar, boleh kan?" godanya, matanya mengerling nakal.

Sontak pipi Izzah semakin merona. Murid-muridnya cekikikan. "Hush! Ngomong apa sih, Pram!" tegurnya, suaranya sedikit meninggi namun tak mampu menyembunyikan semburat bahagia.

Pramudya hanya tertawa, lantas duduk di salah satu karpet, menyandarkan punggung ke dinding. "Serius Izzah, kamu heb...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum
Novel
Bronze
Cinta Tapi Diam
Indriastori_
Flash
Bronze
Pasha yang mengurungkan hukuman mati
Ahmad Muhaimin
Novel
London Fog
Achmad Nanda Suryadi
Novel
Bronze
Bulan di Darah Awan
Affad DaffaMage
Novel
Bronze
Bayang di Balik Roda
Aqiel Hilmy Irawan
Novel
Catatan Langit; Bumi, muda, sedia.
Ao
Novel
Bukan Rumah yang Kutuju
Ariny Nurul haq
Flash
Bronze
Safari Enam Rakaat
syafetri syam
Novel
Bukan Jodoh
Miftahul M
Flash
NING NONG NING GUNG
Syauqi Sumbawi
Novel
Call yang Tidak Pernah Putus
nandini s
Cerpen
Bronze
Frida & Novena
Nuel Lubis
Flash
Bronze
Menangkap Senyum
Ron Nee Soo
Cerpen
Bronze
Memulai Hidup Dengan Nama Allah
Ahmad Wahyudi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KAU KHIANATI AKU, KUBATALKAN PERNIKAHAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERLIAN YANG TERCAMPAK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PATAH HATI DI UJUNG ADAT
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH PUTIH DARI HINDUSTAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
ANTARA ANDIKA, ANNISA DAN AMALIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GEMA HATI SANG IBU KEDUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RAHIM TERLARANG
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Ibuku Bukan Wanita Malam
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERKHIANAT DEMI SI BULE
ari prasetyaningrum