Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Religi
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
0
Suka
3,810
Dibaca

Mentari sore memendarkan jingga keemasan di atas atap genting Kota Selong, Lombok Timur, saat suara anak-anak mengaji bersahutan dari rumah sederhana berpagar bambu itu. Izzah, dengan mukena putih yang sedikit kebesaran di tubuh remajanya, sabar membimbing tangan-tangan kecil mengeja huruf hijaiyah. Kesabaran itu seperti oase di tengah hiruk pikuk kehidupan. Sesekali ia menunjuk dengan pensil, membetulkan makhraj, atau sekadar tersenyum ketika salah satu muridnya berhasil melafalkan ayat dengan benar. Ia senang sekali melihat binar di mata mereka.

"Assalamualaikum, Bu Guru!" sebuah suara ceria menginterupsi, disusul tawa renyah.

Izzah menoleh, pipinya sedikit memerah. Di ambang pintu, berdiri Pramudya, sebayanya, dengan senyum usil yang selalu berhasil membuat jantungnya berdesir aneh. Ia mengenakan kaus oblong dan celana selutut, rambutnya sedikit acak-acakan seolah baru saja usai bermain bola. Para muridnya sontak menoleh, senyum simpul menghias bibir mereka, lalu kembali fokus pada bacaan Iqra mereka.

"Waalaikumsalam, Pram," jawab Izzah, berusaha terlihat tenang. Ia berdeham kecil, menata kembali mukenanya. "Ada apa?"

Pramudya melangkah masuk, menyalami beberapa anak dengan gaya akrab, seolah ia adalah bagian dari keluarga pengajian sore itu. "Mau lihat calon istri lagi ngajar, boleh kan?" godanya, matanya mengerling nakal.

Sontak pipi Izzah semakin merona. Murid-muridnya cekikikan. "Hush! Ngomong apa sih, Pram!" tegurnya, suaranya sedikit meninggi namun tak mampu menyembunyikan semburat bahagia.

Pramudya hanya tertawa, lantas duduk di salah satu karpet, menyandarkan punggung ke dinding. "Serius Izzah, kamu heb...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum
Novel
Surat Cerai
Eref Esbe
Novel
Ijazah Untuk Ayah
Dwiyan Sebastian
Novel
Gold
Lentera Ukhuwah
Mizan Publishing
Flash
Gaza, Palestina
9inestories
Novel
Gold
Hidup Itu harus Pintar Ngegas Ngerem
Noura Publishing
Novel
Bronze
Ayat yang Tak Terucap
DMRamdhan
Novel
Zaidun Wa Hindun
Aviskha izzatun Noilufar
Novel
Bronze
Istana Kedua
Imajinasiku
Novel
Gold
Yasmin
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
365 Hari Bersama Sahabat Nabi
Biru Tosca
Flash
Layang-Layang
Rafael Yanuar
Novel
Bincang Pernikahan
Mizan Publika
Novel
SETETES HIDAYAH
Jamaludin Rifai
Novel
Gold
Bersedihlah
Mizan Publishing
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERKHIANAT DEMI SI BULE
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RANTAU RAMADHAN PERTAMA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PETAKA BONEKA TERKUTUK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PATAH HATI DI UJUNG ADAT
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GEMA HATI SANG IBU KEDUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RAHIM TERLARANG
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PELANGI USAI BADAI
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
ANTARA ANDIKA, ANNISA DAN AMALIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PERSAHABATAN YANG CULAS
ari prasetyaningrum