Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Religi
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
0
Suka
2,935
Dibaca

Mentari sore memendarkan jingga keemasan di atas atap genting Kota Selong, Lombok Timur, saat suara anak-anak mengaji bersahutan dari rumah sederhana berpagar bambu itu. Izzah, dengan mukena putih yang sedikit kebesaran di tubuh remajanya, sabar membimbing tangan-tangan kecil mengeja huruf hijaiyah. Kesabaran itu seperti oase di tengah hiruk pikuk kehidupan. Sesekali ia menunjuk dengan pensil, membetulkan makhraj, atau sekadar tersenyum ketika salah satu muridnya berhasil melafalkan ayat dengan benar. Ia senang sekali melihat binar di mata mereka.

"Assalamualaikum, Bu Guru!" sebuah suara ceria menginterupsi, disusul tawa renyah.

Izzah menoleh, pipinya sedikit memerah. Di ambang pintu, berdiri Pramudya, sebayanya, dengan senyum usil yang selalu berhasil membuat jantungnya berdesir aneh. Ia mengenakan kaus oblong dan celana selutut, rambutnya sedikit acak-acakan seolah baru saja usai bermain bola. Para muridnya sontak menoleh, senyum simpul menghias bibir mereka, lalu kembali fokus pada bacaan Iqra mereka.

"Waalaikumsalam, Pram," jawab Izzah, berusaha terlihat tenang. Ia berdeham kecil, menata kembali mukenanya. "Ada apa?"

Pramudya melangkah masuk, menyalami beberapa anak dengan gaya akrab, seolah ia adalah bagian dari keluarga pengajian sore itu. "Mau lihat calon istri lagi ngajar, boleh kan?" godanya, matanya mengerling nakal.

Sontak pipi Izzah semakin merona. Murid-muridnya cekikikan. "Hush! Ngomong apa sih, Pram!" tegurnya, suaranya sedikit meninggi namun tak mampu menyembunyikan semburat bahagia.

Pramudya hanya tertawa, lantas duduk di salah satu karpet, menyandarkan punggung ke dinding. "Serius Izzah, kamu heb...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Religi
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum
Flash
Izinkan Aku Bertanya Kepada-Nya
Mufidah Raihana
Novel
Dia yang Menumpang
Bunga Alfi Firdausy
Novel
Waktu Yang Menunggu Kita
Nadiya Nur Andini
Cerpen
Bronze
Epilo Melodi Yang Menyentu Surga
go han
Novel
Gold
Takkan Pernah Menyerah
Mizan Publishing
Novel
Ibu, Cahaya dari Surga
Bisma Lucky Narendra
Novel
Bukan Insan yang Baik
Wafiqah
Novel
Bronze
Cinta Tanpa Kata
Nita Permata Sari
Novel
Gold
Sebab Bahagia Itu Mudah
Mizan Publishing
Flash
Selembar Tikar di Masjid Tua
Penulis N
Novel
Gold
Markas Cahaya
Bentang Pustaka
Novel
Bronze
Jeki dan Jin Qarin
Chiavieth Annisa06
Novel
He Is You
Rizka Dahlila
Novel
Gold
Anggukan Ritmis Kaki Pak Kiai (Republish)
Bentang Pustaka
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PATAH HATI DI UJUNG ADAT
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PELANGI USAI BADAI
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RAHIM TERLARANG
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
ANTARA ANDIKA, ANNISA DAN AMALIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH SEMUSIM LALU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH TERPAUT DI DERMAGA CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GEMA HATI SANG IBU KEDUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RESEP KEDUA AYU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PETAKA BONEKA TERKUTUK
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KAU KHIANATI AKU, KUBATALKAN PERNIKAHAN
ari prasetyaningrum