Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
1
Suka
12,323
Dibaca

Baru kali ini mencinta. Rasanya kadang panas kadang dingin di badan juga hati. Mencintai ternyata mirip rasanya seperti masuk angin. Tak heran, ada sebagian pencinta mendelik matanya ketika didera cemburu; pada lain waktu meredup sinarnya kala beku merindu. Hanya tatkala pencinta dilingkupi sumpek penjara di blok "B", julukannya seketika ubah menjadi: pecinta. Sesudah itu …, dia meraih-pakai busana cintanya lagi yang tergantung di dinding, barang sepuluh, dua puluh, tiga puluh menit hingga menit-menit sumpek itu pergi lalu ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Bronze
ADAB & PERSAHABATAN : Di Antara Darah Dan Kehormatan
Bang Jay
Cerpen
Ban Kempes
Awal Try Surya
Cerpen
Bronze
Apa Kabar "Sahabat Selamanya"?
dian wahyuni
Cerpen
Royadi dan Jin Ifrit dari dalam Kendi
Ryan Esa
Cerpen
Liburan Juga Bermanfaat
LISANDA
Cerpen
Basket
shirley
Cerpen
Bronze
When words become home
Langitttmallam
Cerpen
Bronze
Adik Lahir, Mama Berpulang
Novita Ledo
Cerpen
Kabar Kandasnya Kepercayaan Kuncoro
Bella Paring Gusti
Cerpen
Buku Harian
Amalia Puspita Utami
Cerpen
Bronze
Pukuc Kadit Odlas
Muhaimin El Lawi
Cerpen
Bronze
Nasihat Kakek Bisma
Anggrek Handayani
Cerpen
Kualat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Pelukan Ibu
Lely Saidah Al Aslamiyah
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ini tentang Cinta; Mati
Andriyana
Cerpen
Bronze
Berlari dari Kematian
Andriyana
Flash
Bronze
Kedinginan
Andriyana
Flash
Bronze
Microwife
Andriyana
Flash
Bronze
Sosok Bapak
Andriyana
Flash
Bronze
Si Gadis Berkucir Satu
Andriyana
Flash
Bronze
Monyet Bersayap Kupu-kupu
Andriyana
Flash
"Jadi" Hamil, Enggak?
Andriyana
Skrip Film
Cahaya Diani
Andriyana
Flash
Bronze
Apa Makna Hujan Bagimu?
Andriyana
Flash
Sang Pemanggil
Andriyana
Cerpen
Bronze
Cegukan
Andriyana
Cerpen
Mati Itu Pasti; Lapar Itu Setiap Hari
Andriyana
Cerpen
Bronze
Si Kancil Dikeloni Kunti
Andriyana
Cerpen
Bronze
Dua Kisah dalam Satu Taring
Andriyana