Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Ibuku
0
Suka
2,239
Dibaca

Aku selalu selalu memilih duduk di bangku paling belakang. Ya, setidaknya aku merasa aman di sana. Di belakang, orang-orang tidak terlalu memperhatikan bagaimana rambutku yang keriting mengembang seperti sapu ijuk yang terkena hujan. Mereka juga tidak terlalu peduli pada kulitku yang gelap seperti tanah selepas diguyur sore. Setidaknya begitu yang kupikirkan.

Sungguh hari yang panas. Kipas angin di langit-langit hanya, mengaduk udara tanpa benar-benar mengusir gerah. Di depan kelas, Pak Tono sedang men...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Ibuku
Muhamad Irfan
Cerpen
Klung!
Zaki S. Piere
Cerpen
Tak ada nama dikota ini
Raudatul Jannah
Cerpen
Ban Kempes
Awal Try Surya
Cerpen
Main Petak Umpet
Titin Widyawati
Cerpen
Oh, Nani, Mastrubasi
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Usman dan Ujang, Suatu Kali
Harsa Permata
Cerpen
The Lost's Neighborhood Serenity
Hafizah
Cerpen
Bronze
RAHASIA 17 TAHUN
Citra Rahayu Bening
Cerpen
Rumah Tanpa Pagar & Pintu
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Papa Muda yang Tampan dan Mapan
Sarjana MIPA
Cerpen
The Real Lie Detector
Tia Dia
Cerpen
Bronze
Pelajaran Menulis Cita-Cita
Nana Sastrawan
Cerpen
Alamat yang Ditulis Ulang Hujan
Tresnaning Diah
Cerpen
Bronze
Gamophobia
Jasma Ryadi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ibuku
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak yang Hilang di Lorong 4
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Nyaris
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
24 Jam Yang Menghapusku
Muhamad Irfan
Novel
Bronze
LUKA BARA
Muhamad Irfan
Cerpen
BISU
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tak Terdengar
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tanpa Balasan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Terlambat
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jaket Merah yang Tak Pernah Dikembalikan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bayangan di Meja Sebelah
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Satu Kursi yang Kosong
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bayangan yang Tidak Pernah Pulang
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
Muhamad Irfan