Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Ibuku
0
Suka
987
Dibaca

Aku selalu selalu memilih duduk di bangku paling belakang. Ya, setidaknya aku merasa aman di sana. Di belakang, orang-orang tidak terlalu memperhatikan bagaimana rambutku yang keriting mengembang seperti sapu ijuk yang terkena hujan. Mereka juga tidak terlalu peduli pada kulitku yang gelap seperti tanah selepas diguyur sore. Setidaknya begitu yang kupikirkan.

Sungguh hari yang panas. Kipas angin di langit-langit hanya, mengaduk udara tanpa benar-benar mengusir gerah. Di depan kelas, Pak Tono sedang men...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Ibuku
Muhamad Irfan
Cerpen
1/2 Nakal & 1/2 Polos (Tetangga Ku)
muhamad fahmi fadillah
Cerpen
Terra Valley Rise of The Golem Empire
Tourtaleslights
Cerpen
PEPELING
Aris Setiawan
Cerpen
Bronze
Istri Sebelah Kaki
Arif Sufyan
Cerpen
Bronze
Lembar Catatan dari Pelabuhan Sunyi
Tourtaleslights
Cerpen
Sepenggal Zaman Terhenti di 2025
Ryan Esa
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Cerpen
Tetanggaku Alien
Tantan
Cerpen
Bronze
Andai Ayah Tak Begitu
Jasma Ryadi
Cerpen
Story Of My Life
idntcare
Cerpen
Bronze
Transkrip
Muram Batu
Cerpen
Tandang
RD Sinta
Cerpen
Bronze
DIANTARA DETAK DAN DIAM
JI
Cerpen
REKAM
Yutanis
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Ibuku
Muhamad Irfan
Novel
Bronze
LUKA BARA
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jejak
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tersisa di Gaza
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Nyaris
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Satu Kursi yang Kosong
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
JIKA RUMAH ADALAH LUKA
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Jaket Merah yang Tak Pernah Dikembalikan
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tak Terdengar
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
KOTA HUJAN
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Terlambat
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Tidak ada Tempat untuk Kita Berteduh
Muhamad Irfan
Cerpen
Bronze
Bunga yang Tak Pernah Ditaruh di Vas
Muhamad Irfan
Cerpen
Tak Layak
Muhamad Irfan
Cerpen
Sepotong Roti Hangat di Ujung Hujan
Muhamad Irfan