Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
0
Suka
2,443
Dibaca

Judul: “Hujan di Negeri Akar Cahaya”

Di suatu tempat yang tak tertulis di peta dunia, ada negeri yang disebut Akar Cahaya — sebuah tempat di mana pepohonan tak hanya tumbuh ke langit, tetapi juga menancap ke dasar bumi dengan cahaya biru yang berdenyut seperti nadi. Di negeri ini, setiap tetes hujan bukan air, melainkan serpihan cahaya kecil yang menari-nari sebelum jatuh ke tanah dan diserap oleh akar pepohonan.

Bagi penduduk Akar Cahaya, hujan adalah anugerah sekaligus pertanda. Saat hujan turun, dunia mereka mendapatkan energi baru. Namun bila hujan berhenti terlalu lama, cahaya mulai memudar, dan pepohonan kehilangan nyawanya.

Dan di tengah negeri itu, hidup seorang anak laki-laki bernama Ardan.

Ardan adalah anak penjaga sumur cahaya — sumur suci yang menjadi pusat kehidupan seluruh negeri. Setiap hari, ia membantu ayahnya menjaga sumur itu dari makhluk-makhluk gelap yang berusaha mencuri sinarnya. Meski masih berusia lima belas tahun, Ardan dikenal pemberani dan keras kepala. Ia sering kali diam-diam keluar ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
Giovani Vincensius Muliater
Cerpen
D I D
awod
Novel
Sonder
Siti Nur Khodizah
Cerpen
Bronze
Operasi bayangan di gedung lama
Syaqueenn
Skrip Film
Langit Putih Awan Biru
Jafri Hidayat
Flash
Kedamaian di Dalam Air
Art Fadilah
Cerpen
Bronze
Melawan Waktu: Satu Langkah ke Depan
Dian Herdiawan
Skrip Film
Sumpah Setia - Script
Deandrey Putra
Cerpen
Halo, Selamat Tinggal!
Ilestavan
Novel
Gold
PBC Mystery of Library
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Kamar Nomor 10
Onet Adithia Rizlan
Novel
Tum
Ais Aisih
Novel
Pasar Malam Terkutuk
Yaraa
Novel
GANJIL
Mutiara Oktaviani
Flash
ROH
DENI WIJAYA
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
Giovani Vincensius Muliater