Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
0
Suka
3,375
Dibaca

Judul: “Hujan di Negeri Akar Cahaya”

Di suatu tempat yang tak tertulis di peta dunia, ada negeri yang disebut Akar Cahaya — sebuah tempat di mana pepohonan tak hanya tumbuh ke langit, tetapi juga menancap ke dasar bumi dengan cahaya biru yang berdenyut seperti nadi. Di negeri ini, setiap tetes hujan bukan air, melainkan serpihan cahaya kecil yang menari-nari sebelum jatuh ke tanah dan diserap oleh akar pepohonan.

Bagi penduduk Akar Cahaya, hujan adalah anugerah sekaligus pertanda. Saat hujan turun, dunia mereka mendapatkan energi baru. Namun bila hujan berhenti terlalu lama, cahaya mulai memudar, dan pepohonan kehilangan nyawanya.

Dan di tengah negeri itu, hidup seorang anak laki-laki bernama Ardan.

Ardan adalah anak penjaga sumur cahaya — sumur suci yang menjadi pusat kehidupan seluruh negeri. Setiap hari, ia membantu ayahnya menjaga sumur itu dari makhluk-makhluk gelap yang berusaha mencuri sinarnya. Meski masih berusia lima belas tahun, Ardan dikenal pemberani dan keras kepala. Ia sering kali diam-diam keluar ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
Giovani Vincensius Muliater
Novel
GANJIL
Mutiara Oktaviani
Flash
Sis, She Died In Vain
Kata tanpa suara
Flash
Sera Alyana
Haris Hidayat
Cerpen
Bronze
Sandro
Sri Wintala Achmad
Novel
Bronze
Ilmu Warisan Leluhur
Jasmine23Pramestia
Cerpen
Bronze
Memilih Takdir
hyu
Flash
Bronze
Lambat Bukan Berarti Tak Berguna
Syafira Muna
Cerpen
Cara Mati Seorang Lelaki
tang rusata
Novel
Serangkai Bunga Mei Hwa
Eva Cristine Ronauli
Flash
MERAJUT
Alviona Himayatunisa
Cerpen
Bronze
Korban Sang Arquebus Jawa
Donny Setiawan
Flash
Terkurung
Diyanti Rita
Flash
TERDAKWA
Yutanis
Cerpen
Laut telah membawanya
naraaa
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
Giovani Vincensius Muliater