Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Misteri
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
0
Suka
3,168
Dibaca

Judul: “Hujan di Negeri Akar Cahaya”

Di suatu tempat yang tak tertulis di peta dunia, ada negeri yang disebut Akar Cahaya — sebuah tempat di mana pepohonan tak hanya tumbuh ke langit, tetapi juga menancap ke dasar bumi dengan cahaya biru yang berdenyut seperti nadi. Di negeri ini, setiap tetes hujan bukan air, melainkan serpihan cahaya kecil yang menari-nari sebelum jatuh ke tanah dan diserap oleh akar pepohonan.

Bagi penduduk Akar Cahaya, hujan adalah anugerah sekaligus pertanda. Saat hujan turun, dunia mereka mendapatkan energi baru. Namun bila hujan berhenti terlalu lama, cahaya mulai memudar, dan pepohonan kehilangan nyawanya.

Dan di tengah negeri itu, hidup seorang anak laki-laki bernama Ardan.

Ardan adalah anak penjaga sumur cahaya — sumur suci yang menjadi pusat kehidupan seluruh negeri. Setiap hari, ia membantu ayahnya menjaga sumur itu dari makhluk-makhluk gelap yang berusaha mencuri sinarnya. Meski masih berusia lima belas tahun, Ardan dikenal pemberani dan keras kepala. Ia sering kali diam-diam keluar ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Misteri
Cerpen
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
Giovani Vincensius Muliater
Flash
Adegan
Arzen Rui
Cerpen
Nocturnal Kota dan Wanita di Balik Jendela
Maquia
Cerpen
Bronze
Saksofonis Buruh Tani
Silvarani
Skrip Film
RAPUH
Eko Hartono
Cerpen
Itu Bukan Uangmu
Yovinus
Flash
Sera Alyana
Haris Hidayat
Flash
Di Balik Kamera
Sekar Kinanthi
Cerpen
Bronze
Samir Cemeng
Shinta Larasati Hardjono
Flash
PRIA MISTERIUS
Arthur William R
Flash
Bronze
Siasat Prank Ulang Tahun di Kantin Sekolah: Misteri Virus Digital Jam Dua Pagi
kutipan.izs
Cerpen
Bronze
ARSIPIR
glowedy
Novel
Bronze
ISSUES
Athar Farha
Cerpen
Bronze
AH, KITA?
Citra Rahayu Bening
Flash
Sinar Tak Kunjung Padam
Iis Siti Napisah
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hujan Di Negeri Akar Cahaya
Giovani Vincensius Muliater