Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Hujan di Kota Asap
1
Suka
21,202
Dibaca

Kota ini adalah labirin beton. Gedung-gedung tinggi berdiri angkuh, melindungi bayangan mereka dari sinar matahari yang perlahan menghilang di ufuk barat. Jalanan macet, suara klakson bersahutan, dan udara penuh polusi seperti biasa. Kota ini seolah-olah bernapas dengan kesibukan dan kepenatan, memaksa siapa pun yang hidup di dalamnya untuk bergerak cepat atau tersingkir.

Di sebuah halte bus, Lala duduk terpaku. Kardus di pangkuannya terasa lebih berat dari seharusnya, seperti beban dari semua kenangan yang bersemayam di dalamnya. Sore ini, ia kehilangan pekerjaannya. Tidak ada peringatan, tid...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp30.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Bronze
Tahanan Patung Pemuda
Kim Sabu
Novel
DARURAT AMBULANS
ken fauzy
Novel
AYAH JEMPUT AKU PULANG
HERLIYAN BERCO
Cerpen
Bronze
Hujan di Kota Asap
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Novel
Orca and The Flower Ice
Adinda Amalia
Novel
Bronze
Bunga Tak Sempat Mekar
Shafura
Flash
Dokumen Rahasia
Luca Scofish
Novel
Bronze
PUZZLE KEGILAAN
Sandi Purnama
Flash
Bronze
Pacaran Sabtu Minggu
Nuel Lubis
Novel
Bronze
Di Atas Atap
izul rahman
Flash
Tikus Di Kamar
Viola khasturi
Novel
RYDER UNTUK ARTHUR
Lilis Alfina Suryaningsih
Novel
Voice in Dream
Shireishou
Novel
Pada Suatu Titik
Xie Nur
Novel
Bronze
Family Man
Lina Budiarti
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hujan di Kota Asap
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Hunian
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Yang Tersisa Setelah Kepergianmu
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Ujung Fajar
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Belum Usai
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Tidak Ada yang Spesial di Hari Ulang Tahun
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Raga yang Membeku
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani
Cerpen
Bronze
Daun Terakhir di Ranting yang Sepi
Utia Nur Hafidza Rizkya Ramadhani