Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Hidup Di Dunia Lain
3
Suka
8,307
Dibaca

Bab 1: Dokumen di Loteng Tua

Angin senja di bulan Juni terasa seperti bisikan kuno yang menyelinap masuk melalui celah jendela, membawa serta aroma lumut dan kayu lapuk. Di dalam, Raka berkutat dengan kotak-kotak berdebu di loteng rumah nenek buyutnya. Rumah itu, sebuah bangunan kolonial tua dengan atap limasan yang curam dan cat dinding yang mengelupas di sana-sini, telah kosong selama hampir dua dekade sejak kepergian nenek buyutnya. Kini, setelah sekian lama, giliran Raka yang mendapat tugas untuk membereskannya, menjualnya, dan mengakhiri warisan yang seolah membeku dalam waktu.

Raka, seorang desainer grafis lepas berusia dua puluh delapan tahun, merasa terjebak dalam rutinitas hidupnya sendiri. Proyek-proyek yang monoton, koneksi sosial yang dangkal, dan perasaan bahwa ia hanya berputar di tempat. Ada kerinduan yang samar dalam dirinya untuk sesuatu yang "lebih"—sebuah petualangan, sebuah makna, atau setidaknya, sebuah kejutan yang bisa mengguncang monotoninya. Ia tidak pernah menyangka bahwa kejutan itu akan datang dari tempat yang paling tak terduga: loteng yang gelap dan berhantu ini.

Keringat membasahi pelipis Raka saat ia menggeser sebuah lemari kayu jati yang berat. Di belakangnya, tersembunyi, ada sebuah peti kecil yang terbuat dari kayu ulin gelap, diikat dengan rantai besi berkarat dan gembok tua yang macet. “Astaga, nenek buyut menyimpan apa di sini?” gumamnya, rasa penasaran mulai mengikis rasa lelahnya. Ia menemukan sebuah kunci kecil di antara tumpukan perkakas, seolah takdir menuntunnya. Setelah beberapa kali mencoba, gembok itu berderit dan terbuka.

Di dalam peti, bukan perhiasan atau uang lama seperti yang ia bayangkan. Isinya hanya sebuah dokumen kuno yang tergulung rapi, terikat dengan pita beludru merah pudar. Kertasnya tebal, kekuningan, dan rapuh di beberapa bagian, dengan pinggiran yang hangus seolah pernah melewati api. Raka dengan hati-hati mengambilnya. Bau jamur dan sesuatu yang lebih aneh—seperti tanah basah bercampur logam tua—tercium dari kertas itu.

Ia membuka gulungan itu. Tulisan tangan yang rapi namun aneh memenuhi halaman pertama, menggunakan aksara yang tak ia kenali, diselingi simbol-simbol misterius yang tampak seperti kombinasi dari kaligrafi kuno dan gambar-gambar okultisme. Di bagian bawah, tertera tanggal: 12 Juni 1945. Perang Dunia II baru saja berakhir, dan Indonesia di ambang kemerdekaan. Apa hubungan dokumen ini dengan masa itu?

Raka mencoba membaca beberapa kalimat. Ada kata-kata dalam bahasa Sansekerta, Jawa kuno, dan beberapa bagian dalam bahasa Latin yang ia kenali samar-samar. Ia tidak mengerti isinya, tetapi ada satu kalimat yang terus menarik perhatiannya, terukir lebih tebal dari yang lain: "Quae legere, hic intrare. Quae intrare, aliquem dare." Ia mencoba mengingat pelajaran bahasa Latin SMA-nya. "...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp9.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Hidup Di Dunia Lain
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Awal dari Akhir
Moment
Cerpen
Bronze
JERAT ILMU WARISAN
Citra Rahayu Bening
Novel
Bronze
PANTI (Resting Place of the Ancestor Spirits)
Awang Haripin
Cerpen
Bronze
Elara
Christian Shonda Benyamin
Skrip Film
MELATI
Herman Siem
Flash
Bronze
Malam Jumat
Sulistiyo Suparno
Cerpen
Sherly
Panipun
Flash
Lembur
Lovaerina
Cerpen
VUDU
hadi wiyono
Cerpen
Bronze
Rantai Pemicu
Christian Shonda Benyamin
Flash
Bronze
Suara Gamelan di Sungai
Risti Windri Pabendan
Novel
Mengawat Kisikan
heriwidianto
Flash
Nyai Sendang Larangan
Allamanda Cathartica
Flash
Petak Umpet
Esteh.maniez
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hidup Di Dunia Lain
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Elara
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Rantai Pemicu
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Kacamata Paman
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Jurnal Kosong
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Ruko Terlarang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Hutan Larangan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Novel Tanpa Akhir
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Putih
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Cermin Kegelapan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bunker Jepang
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Anatomi Bayangan
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
#fyp Terakhir
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Pudar
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Bidan Sofia
Christian Shonda Benyamin