Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
0
Suka
20,389
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Hawa. Sebenarnya namanya indah, diambil dari (konon) nama perempuan pertama yang ada di bumi. Yang konon lahir dari tulang rusuk Adam. Laki-laki pertama yang ada di bumi. Tapi Hawa menyesali namanya. Hawa bahkan menyesali dia dilahirkan sebagai perempuan, apalagi dinamakan Hawa. Dia merasa lemah sekali punya vagina, ditambah namanya yang buat dia semakin lemah. 

Hawa membenci perempuan, makhluk yang sudah ditakdirkan lemah tak berdaya. Itu tandanya dia benci dirinya sendiri, sebagai seorang perempuan, apalagi dia bernama Hawa. ‘Sialan!’ pikirnya. ‘Jika aku bisa memilih, aku ingin dilahirkan sebagai laki-laki. Tapi sebagai laki-laki pun aku akan tetap membenci perempuan.’

Pikiran-pikiran Hawa tidak ti...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Novel
Gold
Turtles All The Way Down
Mizan Publishing
Novel
Kedai Bakmi Keluarga
Chrystina Yohana Limas
Skrip Film
Hope
Carolina Betty Br Tobing
Skrip Film
Halo Hala
Annisa Diandari Putri
Flash
Payung
Miley Ann Hasneni
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Novel
Bronze
Impian Dalam Tragedi
W
Skrip Film
MOMO
Gus Selviana
Novel
Perjalanan Rhu
Senjanila
Skrip Film
Suamimu itu bullshit, mbak!
agita vanesa m
Skrip Film
Romeo Bukan Anak Jalanan
DENI WIJAYA
Skrip Film
HAPPINESS IN THE LITTLE THINGS
Reiga Sanskara
Cerpen
Dia Sahabatku
Rakanta
Novel
Pabrik Bahagia
Ariyanto
Novel
MARLIN Story
Deasy Astari Dawangga
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hawa: Homoseksual sapien
Aneidda
Cerpen
Bronze
Malam-Malam Wadam
Aneidda
Skrip Film
Jalan ke Awal
Aneidda
Flash
Coklat yang Meleleh
Aneidda
Skrip Film
Malam Mencari Pagi
Aneidda
Flash
Cafe
Aneidda
Flash
Awan
Aneidda
Novel
Bronze
Sepasang Mata Bola (Bukan Lagu Walo Banyak Nyanyinya)
Aneidda
Cerpen
Jakarta, Baru-Baru Ini
Aneidda
Cerpen
Bronze
Saya Adalah
Aneidda
Cerpen
Jatuh
Aneidda
Flash
Retori Ironi Cinta
Aneidda
Flash
Mengapa Aku Sering Tak Di Sini
Aneidda
Flash
Aku Menulis Tentang Kau
Aneidda
Cerpen
Bronze
Pelangi Satu Menit
Aneidda