Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Hangat sebelum Ibu Hilang
1
Suka
4,360
Dibaca

Sementara bagiku, Ibu seperti cahaya lampu tidur yang menyala di tengah gelap ruang. Meskipun remang, Ibu seperti terang lampu tidur yang menerangi kami dengan hangat.

7 tahun lalu…

Aku membuka mata dari panjangnya mimpi, menyaksikan sinar matahari menyusup pelan melalui celah jendela kamar dengan setengah sadar. Sisa lelah dari kegiatan di sekolah kemarin masih terasa di sekujur tubuh. Anehnya, rumah rasanya lebih hangat hari ini, bukan hanya karena sinar matahari yang mencuri masuk, tapi karena suara-suara yang begitu akrab terdengar di luar kamar.

Aku menguap kecil, lalu bangkit perlahan. Biasanya Ibu akan mengomel jika aku bangun kesiangan. Tapi hari ini, ia membiarkanku lebih lama meredam diri di dalam kamar. Ibu tahu, tubuhku lelah menempuh batasnya.

Dengan mata masih setengah tertutup, Aku melepas diri dari kasur lalu berjalan menuju ruang tengah. Dan disanalah mereka—Kakek dan Nenek duduk di sofa sambil bercengkerama dengan Ibu. Wajah mereka berseri hangat ketika melihatku.

“Baru bangun, Kak?” tanya Nenek dengan senyum hangatnya menyambut.

“Iya, Nek,” jawabku pelan, menyalami tangan keriputnya yang selal...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp7.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Hangat sebelum Ibu Hilang
nindia
Cerpen
Tidak Ada Doa Panjang Umur
Yutanis
Cerpen
Bronze
UANG IURAN KELUARGA
N. HIDAYAH
Cerpen
Bronze
Muka Datar
Fajar Muharram
Cerpen
Calla Lily
Reni Haerani Supriadi
Cerpen
Bronze
Surat
Titin Widyawati
Cerpen
Kualat
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Apakah yang Kita Harapkan dari Hujan?
Habel Rajavani
Cerpen
Bronze
TRAUMA MASA LALU : Ego Yang Menguasai
Bang Jay
Cerpen
Bronze
By Your Side
Bisma Lucky Narendra
Cerpen
GAMBAR TANPA WAJAH
Desto Prastowo
Cerpen
Ssstttt..Jangan Berisik!!!
Khairaniiii savira
Cerpen
Bronze
Duwa Nyawa
Silvarani
Cerpen
Lubang di Daun Pisang
Desto Prastowo
Cerpen
Buku Harian
Amalia Puspita Utami
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hangat sebelum Ibu Hilang
nindia
Cerpen
Bronze
Peluk Hangat Bapak
nindia