Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Hangat sebelum Ibu Hilang
1
Suka
4,531
Dibaca

Sementara bagiku, Ibu seperti cahaya lampu tidur yang menyala di tengah gelap ruang. Meskipun remang, Ibu seperti terang lampu tidur yang menerangi kami dengan hangat.

7 tahun lalu…

Aku membuka mata dari panjangnya mimpi, menyaksikan sinar matahari menyusup pelan melalui celah jendela kamar dengan setengah sadar. Sisa lelah dari kegiatan di sekolah kemarin masih terasa di sekujur tubuh. Anehnya, rumah rasanya lebih hangat hari ini, bukan hanya karena sinar matahari yang mencuri masuk, tapi karena suara-suara yang begitu akrab terdengar di luar kamar.

Aku menguap kecil, lalu bangkit perlahan. Biasanya Ibu akan mengomel jika aku bangun kesiangan. Tapi hari ini, ia membiarkanku lebih lama meredam diri di dalam kamar. Ibu tahu, tubuhku lelah menempuh batasnya.

Dengan mata masih setengah tertutup, Aku melepas diri dari kasur lalu berjalan menuju ruang tengah. Dan disanalah mereka—Kakek dan Nenek duduk di sofa sambil bercengkerama dengan Ibu. Wajah mereka berseri hangat ketika melihatku.

“Baru bangun, Kak?” tanya Nenek dengan senyum hangatnya menyambut.

“Iya, Nek,” jawabku pelan, menyalami tangan keriputnya yang selal...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp7.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Hangat sebelum Ibu Hilang
nindia
Cerpen
Bronze
Neraca Uriping Manungsa
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Kitab yang Ditulis oleh Bayangan
KusumaBagus Suseno
Cerpen
Sebentar
eSHa
Cerpen
Esok Masih Akan Terus Berjalan
Rein Senja
Cerpen
Bronze
ROTI ISI MATAHARI
Rian Widagdo
Cerpen
Pemerkosa Akal
Titin Widyawati
Cerpen
Bronze
Setelah Kematianku
Lisnawati
Cerpen
Bronze
Setelah Malin Menjadi Batu: Doa Uni Salamah
Jasma Ryadi
Cerpen
Bronze
Saldo Kosong Hati Pun Hampa
Wahyu Hidayat
Cerpen
Teror Guna-guna Tetangga Belakang Rumah
Indahhikma
Cerpen
Buku Harian
Amalia Puspita Utami
Cerpen
Bronze
Tuleh Laju
Ayu S Sarah
Cerpen
Bronze
Reuni di Bangku Cadangan
Jasma Ryadi
Cerpen
Pilar yang Retak
Lala Dyu
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Hangat sebelum Ibu Hilang
nindia
Cerpen
Bronze
Peluk Hangat Bapak
nindia