Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Goresan Pena
Sejak kecil, Raka terbiasa diam. Ia bukan anak yang cerewet atau pandai mencari perhatian. Kalau teman-teman sebayanya berlarian di lapangan, ia lebih sering duduk di bangku pojok, memegang pensil atau bolpen, lalu mencoret-coret kertas seadanya.
Ibunya sering berkata, “Anak ini terlalu pendiam. Nanti susah punya teman.”
Ayahnya hanya menanggapi singkat, “Ya biarin saja. Selama nggak nakal.”
Raka tahu, orang tuanya tidak bermaksud jahat. Mereka sibuk. Ayah bekerja seharian, pulang larut malam. Ibu mengurus rumah, sesekali ikut membantu tetangga berjualan. Di rumah, tidak banyak percakapan. Semua berjalan seadanya.
Maka, Raka kecil belajar untuk tidak banyak bicara.
Ia menuliskan perasaannya di buku tulis bekas yang ia se...