Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Romantis
Bronze
GETAR CINTA di MUARA ENIM
0
Suka
35
Dibaca
Cerpen ini masih diperiksa oleh kurator

Sangkar Emas di Belantara Megapolitan

Ketika kemewahan tak lagi sanggup mengobati dahaga jiwa akan ketulusan

✦ ✦ ✦

"Kekayaan sanggup membeli ranjang berlapis sutra terbaik, namun tak pernah mampu menebus sebutir pun rasa tenang di dada."

Lampu-lampu gantung kristal Bohemian di ballroom hotel bintang lima itu berpendar kemilau, memantulkan bayang-bayang ratusan tamu kelas atas yang berbusana adibusana. Denting gelas sampanye beradu dengan tawa renyah yang terdengar terlalu terlatih, tersusun rapi seolah telah dipoles oleh konsultan citra publik. Di sudut teras marmer yang langsung menghadap hamparan belantara beton Jakarta, seorang pemuda berdiri menyendiri, memegang segelas sari apel tanpa niat menyesapnya.

Fardhan Al-Fathir, dua puluh lima tahun, memiliki nyaris segala hal yang dijadikan takaran keberhasilan duniawi oleh khalayak ramai. Wajahnya tampan dengan rahang tegas yang memikat, tubuhnya tinggi atletis terlatih, dan latar pendidikannya terukir dari universitas terkemuka di Benua Eropa. Di atas segalanya, ia menyandang nama besar Al-Fathir—sebuah imperium properti dan investasi yang menguasai puluhan gedung pencakar langit dan kawasan hunian premium di seantero negeri. Sebagai putra tunggal, masa depannya telah digarisi emas: ia adalah pewaris mutlak tahta bisnis keluarga.

Namun malam itu, di tengah alunan quartet biola yang mendayu-dayu, dada Fardhan justru didera sesak yang teramat pekat. Ada hampa yang menganga lebar di balik setelan tuksedo buatan Savile Row yang membalut tubuhnya. Baginya, setiap senyuman manis yang diarahkan kepadanya malam ini hanyalah transaksi terselubung. Putri-putri konglomerat, model papan atas, hingga pewaris mitra usaha ayahnya silih berganti mendekatinya dengan tutur kata manis yang telah dihitung matang untung-ruginya. Mereka tidak sedang memandang Fardhan sang manusia; mereka sedang menatap persentase saham, dividen tahunan, dan gengsi sosial yang melekat di belakang namanya.

Sikap dingin Fardhan terhadap lawan jenis bukanlah lahir dari kebencian. Sebaliknya, sikap itu adalah benteng pertahanan terakhir dari jiwa yang rindu akan ketulusan murni. Sejak remaja, ia telah menyaksikan betapa topeng kepalsuan begitu diagungkan di lingkungannya. Ayahnya, Haji Ghalib Al-Fathir, selalu mendiktekan bahwa hidup adalah arena catur di mana perasaan harus ditundukkan di bawah perhitungan kalkulasi aset. Ibunya, Hajjah Hanifah, sibuk memilah deretan profil calon menantu dari lingkar ningrat bisnis Jakarta.

Fardhan menatap ke bawah, ke j...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Romantis
Novel
Gold
Love for Sale
Noura Publishing
Cerpen
Bronze
GETAR CINTA di MUARA ENIM
Amrullah Ibrahim
Novel
Gold
My Wedding Dress
Bentang Pustaka
Novel
Takdir di Balik Cadar dan Jas Mewah
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Sweet
Affa Rain
Novel
Bronze
Satu Jendela Yang Sama
finiL.P
Flash
Naive
Art Fadilah
Flash
Aku ingin kamu marah
lidia afrianti
Cerpen
Valentine Untuk Baskara
Tri Wahyuningsih
Novel
Sincerity of Love
Candahujan
Novel
The Meaning Of You
Febby Juniatara
Novel
MAJOR(ILY)
NUN
Novel
Bronze
Dua Jingga
Nurmalasari
Novel
Tentang Meldy
sya_hill
Novel
Bronze
Sebuah Rasa
fahmi ardiya pratama
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
GETAR CINTA di MUARA ENIM
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Menggapai Ridho-Nya Melalui Ta'aruf
Amrullah Ibrahim
Novel
Takdir di Balik Cadar dan Jas Mewah
Amrullah Ibrahim
Novel
Titik Temu
Amrullah Ibrahim
Novel
Keringat, Lelah, dan Tekad Membara
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Jarak di Ujung Nozzle
Amrullah Ibrahim
Novel
Akar di Sela Karang,
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Pernikahan via Perjodohan
Amrullah Ibrahim
Novel
Pulang ke Pelukan Rumah
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
ANGGUR HITAM
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Sang Kembang Desa
Amrullah Ibrahim
Novel
Bronze
Baiti Jannati
Amrullah Ibrahim
Novel
Menakar Waktu dalam Ridha-Nya
Amrullah Ibrahim
Cerpen
Bronze
Cuma Kamu
Amrullah Ibrahim
Novel
SERI 10: GUGURNYA TERATAI JINGGA
Amrullah Ibrahim