Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Genggaman di Ambang Senja: Senyum yang Menggetarkan
0
Suka
1,625
Dibaca

Prolog

Di antara ladang jagung yang menguning, ketika senja perlahan menelan cahaya dan langit berubah jingga keabu-abuan, aku berdiri dalam sunyi yang ganjil. Angin berdesir pelan, membawa aroma tanah dan dedaunan kering. Di sanalah aku melihatnya, sesuatu yang seharusnya membuat langkahku mundur, nafasku tercekat, dan jantungku berpacu oleh rasa takut.

Namun anehnya, ia justru mendekat.Bukan dengan ancaman, melainkan dengan ketenangan yang tidak ku mengerti.Tangannya meraih tanganku, hangat, seolah itu nyata. Dan dalam genggaman itu, aku tak menemukan teror, hanya sebuah bisikan tanpa suara, seolah berkata jangan lari.

Jalan yang Biasa, Hari yang Tak Biasa

Pagi itu datang dengan wajah yang ramah. Langit cerah tanpa tanda-tanda hujan, seolah dunia sedang berbaik hati pada siapa pun yang melangkah keluar rumah. Roni menjalani paginya seperti biasa, bangun, membersihkan diri, lalu menyiapkan sarapan seadanya sebelum bersiap berangkat kerja.

Ia hidup sendiri di rumah peninggalan orang tuanya. Ibunya telah lama meninggal, sementara ayahnya kini menjalani hidup baru bersama istri keduanya. Rumah itu pun menjadi saksi bisu hari-hari Roni yang berjalan sunyi namun tertib, seolah tak ingin mengganggu siapa pun.

Setelah memastikan semuanya terkunci rapi, Roni menghidupkan motor maticnya dan melaju menuju tempat kerja. Angin pagi menyapa wajahnya, tapi pikirannya melayang jauh. Ia memikirkan hidupnya, tentang usia yang tak lagi muda, tentang pekerjaan yang dijalani tanpa banyak pilihan, dan tentang masa depan yang terasa buram. Di ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Genggaman di Ambang Senja: Senyum yang Menggetarkan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Pertarungan sengit penguasa hutan dan nyi tosa
najlah
Cerpen
Bronze
Menari Bersama Semesta
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Bronze
Pinjaman
Trippleju
Cerpen
Bronze
Cinta yang Terlupakan
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
SAVITRI
Sri Wintala Achmad
Cerpen
Bronze
Luka
Evelyn Crystal
Cerpen
Tiba Tiba Jodoh
Rizkia Khoirul Anwar
Cerpen
Bronze
Istirahatlah
Jamilah Prita
Cerpen
chabi & beni
faridhachacha
Cerpen
Bronze
ADAB & PERSAHABATAN : Di Antara Darah Dan Kehormatan
Bang Jay
Cerpen
Who Let The Dog Out
Yuna Thrias
Cerpen
Hanya Sebuah Lilin di Hidup Orang Lain
mu'aini Yulianti
Cerpen
Bronze
ANTIMA
glowedy
Cerpen
Bronze
INSULIN
Yasin Yusuf
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Genggaman di Ambang Senja: Senyum yang Menggetarkan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
ADAB & PERSAHABATAN : Di Antara Darah Dan Kehormatan
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Dibalik Gemerlapnya Lampu Konser_ Cinta Masa Lalu
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Rantai yang Lebih Bermoral
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Canda berujung petaka. Malam jum'at kliwon
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Antara Gurami Bakar dan Kerangka Terios
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Belukar diladang Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Misteri Raja Ampat
Bang Jay
Cerpen
Bronze
RAHASIA TAKDIR: Ikatan Darah Persahabatan
Bang Jay
Novel
Bronze
Warisan Oren
Bang Jay
Novel
Bronze
Dari Kuli turun ke Hati
Bang Jay
Cerpen
Bronze
TRAUMA MASA LALU : Ego Yang Menguasai
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Titik Nol Orde Baru : evolusi kucing penjaga lapak
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Keluarga Ku Harta Karun Ku
Bang Jay
Cerpen
Bronze
Manusia Robot: Dibalik Topeng Persahabatan
Bang Jay