Username/Email
Kata Sandi
Alamat Email
Kata Sandi
Jenis Kelamin
Aku adalah orang awam. Aku hanya menjadi penurut. Ketika aku diminta melakukan sesuatu, aku melakukannya. Begitu juga ketika aku diminta untuk datang ke sini, ke tempat yang rimbun batu-batu yang dipoles, rindang kaca beling yang disusun rapi, dan bising suara besi bermesin. Meski begitu, tak ada yang lebih hiruk dari kehampaan yang menyelimuti tempat yang mereka sebut dunia ini.
Aku adalah orang awam. Belum mengerti bahasa jalan. Warna-warni yang ada pada tiang-tiang yang menancap di sudut-sudut jalan itu, aku masih tak mengerti artinya, jadi aku hanya berdiam diri. Kulihat sekelilingku, orang-orang tampak semrawut. “Oh, ini yang disebut kemewahan?” aku tertegun, sedang mataku terperangah dan kepalaku melengkungkan tanda tanya besar di dalamnya. Namun, aku telah sampai di sini, di tempat yang menakutkan sekaligus melenakan, yang mereka sebut dunia.
Aku adalah orang awam. Aku hanya berdiri dari tadi. Takut, jika aku salah langkah, maka aku hanya memperhatikan segala apa yang hidup dan bergerak di sini. Nyaris gila jika kucoba memahami semuanya. Tak ada gerak yang beraturan, semuanya berbenturan. Tak ada jalan yang lurus, melainkan sebuah lorong gelap yang banyak dihindari orang. Kulihat satu dua orang melewatinya. ...