Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Drama
Bronze
Gaun Hitam Pengantin
0
Suka
21,076
Dibaca

Calon mempelaiku meninggal kemarin sore.

Ditembak tentara Belanda dari belakang dalam Pertempuran Empat Hari Kota Solo, Agustus 49.

Kata anak buahnya, dua butir peluru tepat menembus bilik jantung perwira berusia seperempat abad itu.

Lalu, apa yang harus kuperbuat?

Menanggalkan kebaya putih yang terlanjur kukenakan pagi ini?

Kemudian, menggantinya dengan baju serba hitam yang mencerminkan duka?Mestinya begitu.

“Nu .... ansa ...., wis rampung, Cah ayu….? Sedelok maneh ....  sedelok maneh ibu arep ngu .... ngubur .... Wisnuuu ....” isak tangis calon ibu mertuaku di balik pintu kamar. Sejak kemarin sore, selamanya, wanita dari golongan priai itu akan terus menjadi 'calon' ibu mertuaku.

Menyedihkan memang.

Kalau bisa memilih, aku ingin duduk di depan cermin meja riasku saja. Aku bisa menyisir rambut cokelatku yang panjang, merapikan bentuk alis, atau memoles wajahku agar jauh dari duka. Habis, ikut ke makam dan menyaksikan jenazah calon mempelaiku bisa membuatku gila.

"Ojo suwi-suwi olehe dandan .... Sopo seng arep nyawang koe? Wisnu wis mati, Cah ayu ...."***

Kapten Wisnu Soeha...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Drama
Flash
Bronze
Hi Kak!
Halimah RU
Cerpen
Bronze
Gaun Hitam Pengantin
Silvarani
Novel
Life In Sadness
Emilda Cahya
Novel
Bronze
SELALU ADA RUANG UNTUK PULANG
Ifha Karima
Novel
- REDLINE -
Sf_Anastasia
Novel
Niskala
Gloria Pitaloka
Novel
Melawan bentuk
blue
Novel
Bulan di Bukit
Rafael Yanuar
Komik
Bronze
TOPENG MONYET
Adrian Syaputra
Skrip Film
Double Dealing
Huyi Thiean
Flash
Bronze
Langit Permen Kapas
eko s
Flash
MANUSIA DI NEGERI SEBERANG
M Fadly Hasibuan
Flash
SHIKI -Tanda Kepemilikan- pt.3
Kosong/Satu
Flash
Bronze
Bahu dan Sandaran
White Blossom
Cerpen
Bronze
Anyang-anyangan ini seperti Membunuhku
Nuel Lubis
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Gaun Hitam Pengantin
Silvarani
Flash
Bronze
Tiga Rasa Almond
Silvarani
Flash
Bronze
Kala Sains Sebatas Pratikum Politik Jilid 2
Silvarani
Novel
Bronze
Perjalanan Sembilan Delapan
Silvarani
Cerpen
Bronze
Duwa Nyawa
Silvarani
Flash
Bronze
Gugur Diambil Langit
Silvarani
Flash
Bronze
Senjum Perdjaka untuk Perawannja
Silvarani
Flash
Bronze
Kakak Perempuan dan Adik LAKI-LAKI (Membicaralan Adam 20)
Silvarani
Flash
Bronze
Pelukan Tahanan
Silvarani
Flash
Bronze
Kau adalah Karya Seni Terindahku
Silvarani
Flash
Bronze
Girl Talk
Silvarani
Flash
Bronze
Diajar Fajar
Silvarani
Flash
Bronze
Ada yang Menunggu di Garis Finish (Membicarakan Adam 10)
Silvarani
Flash
Bronze
Politik Berkesenian
Silvarani
Flash
Bronze
Mencintaimu Adalah Signal Semestaku Baik-Baik Saja
Silvarani