Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Horor
Bronze
Gasing Tengkorak
1
Suka
11,951
Dibaca

Wajahnya tampak kurus, pandangannya juga terlihat sayu, namun gurat gurat kecantikan masih jelas terlihat. Sungguh mengenaskan nasib yang sedang dijalaninya. Kulihat foto foto yang tergantung didinding, cantik sangat, ketika dia masih sehat dulu.

Kamar itu terasa sangat pengab dan lembab walaupun jendela dan sinar matahari dengan lancar masuk kedalam ruangan.

Aku duduk di tepi ranjang tempatnya berbaring, tangan dan kakinya diikat, terlihat bekas luka yang mengering dan juga ada bagian yang masih merah akibat gesekan tali ketika dia meronta.

Kuraih jari tangannya dan kutekan agak keras, ...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp3.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Horor
Cerpen
Bronze
Gasing Tengkorak
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Novel
Gold
Sing, Unburied, Sing
Mizan Publishing
Novel
Bronze
SIMPLE MINUTES
K. Z. Asri
Novel
Gold
Fantasteen Scary: Noroi
Mizan Publishing
Flash
Bronze
Horror school
Miss Anonimity
Cerpen
Bronze
Awal dari Akhir
Moment
Novel
SONGKO
M A R U T A M I
Novel
Bronze
Mereka di Sini
Jasma Ryadi
Flash
Sosok Hitam
Rahma Pangestuti
Novel
PERJANJIAN
Tira Riani
Novel
Gold
The Ho[S]tel 2
Bentang Pustaka
Novel
Wolves Heart
Roy Rolland
Novel
Bronze
HUTAN GAIB
JUMAINAH
Cerpen
Bronze
19:00
Christian Shonda Benyamin
Cerpen
Bronze
Jejak Terakhir di Hutan Mutiara
Ridwan Albakri
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Gasing Tengkorak
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Novel
Bronze
Zero GENERATION
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
Bronze
Surat Protes Untuk Tuhan
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Novel
Cahaya Di Bumi Jipang
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
Bronze
Si Belang Tiga
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
Bronze
Azab Itu Sudah Tak Ada
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Cerpen
Bronze
Kucing Penangkap Teluh
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
Bronze
Iblis Pun Berdoa Masa Kamu Nggak
Mukti Dwi Wahyu Rianto
Flash
Bronze
Iblis tak bisa menyesatkan, Nabi tak bisa memberi hidayah
Mukti Dwi Wahyu Rianto