Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
Gara-gara Uang Panaik
0
Suka
8,885
Dibaca

Mentari masih malu-malu menampakkan dirinya. Hanya cahaya jingga yang ia tebarkan, menembus celah-celah dinding rumah. Ada perasaan lain yang enggan beranjak dari hatiku. Sakit, sakit tak tertahankan. Aminah kembali menari-nari di pelupuk mata. Dia paling senang dengan suasana pagi yang seperti ini.

Buru-buru aku keluar kamar, mengambil Cangkul. Lalu, beranjak meninggalkan rumah.

Ibu mengejarku dari belakang, “Nak, sarapan dulu! Kalau kau seperti ini terus,...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
Gara-gara Uang Panaik
Kim Sabu
Cerpen
Bronze
Sarah Choice
wia ukhrowia
Cerpen
Tak ada nama dikota ini
Raudatul Jannah
Cerpen
Bronze
Senyummu Membuat Ku Bahagia
Liza Pratama
Cerpen
Aku Belum Selesai, Tapi Aku Bertahan
Vincentius Atrayu Januar Dewanto
Cerpen
Perayaan Paling Sunyi
Mochamad Rozikin
Cerpen
Bronze
Skripsi oh Skripsi
Nuel Lubis
Cerpen
Mencintai Dalam Sunyi
Hans Wysiwyg
Cerpen
Papa Muda yang Tampan dan Mapan
Sarjana MIPA
Cerpen
Bronze
Warisan Dari Bapak
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Seorang Bapak di Jembatan Penyeberangan
Trippleju
Cerpen
Bronze
Dua Puluh Dua Desember
Shinta Larasati Hardjono
Cerpen
Sebelah
Yooni SRi
Cerpen
Ngalor-ngidul Di Tongkrongan
Fann Ardian
Cerpen
Day to day
Keyda Sara R
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
Gara-gara Uang Panaik
Kim Sabu
Cerpen
Bronze
Segenggam Beras Terakhir
Kim Sabu
Cerpen
Bronze
Kado Istimewa dari Hyung
Kim Sabu
Novel
Bronze
Tahanan Patung Pemuda
Kim Sabu
Cerpen
Bronze
Air Mata di Pangkuan Ibu
Kim Sabu
Novel
Bronze
Tuhan, Jaga Dia untukku
Kim Sabu