Halaman Author
Kontrol semua karyamu pada halaman author, kamu bisa memublikasikan karya baru atau mengatur karyamu dengan mudah dalam satu tempat.
Cerpen
Slice of Life
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
0
Suka
3,034
Dibaca

Angin bulan Maret masih membawa sedikit sisa sejuk. Di bawah jajaran pohon pinang yang menjulang di pelataran Universitas Brawijaya, Ameera tertawa renyah. Suara tawanya, lepas dan tanpa beban, selalu menjadi melodi favorit Devan. Mereka duduk di bangku beton yang memutari salah satu batang pinang, menyeruput es teh lezat dari kantin fakultas Ekonomi yang tak jauh dari sana. Devan menyandarkan punggungnya, menikmati semilir angin yang mengembuskan aroma tanah basah dan dedaunan.

“Ayo dong, Van, sekali lagi!” seru Ameera, menepuk lengan Devan. “Tadi lho, lucu banget waktu Arya kepeleset pas lari di trek.”

Devan menggelengkan kepala, menyeringai. “Ah, jahat banget lo ngetawain orang jatuh. Tapi emang iya sih, dia jatuhnya elegan banget, kayak penari balet.”

Tawa Ameera kembali pecah. Rambut pendek sebahu yang biasa dia kuncir kuda itu berayun-ayun. Ameera adalah atlet lari lintas alam, dan tubuhnya yang ramping berotot adalah bukti dedikasinya. Devan selalu mengagumi semangat pantang menyerah sahabatnya. Mereka sudah berteman sejak ospek, terikat oleh obrolan tak berujung, sesi belajar dadakan di perpus, dan dukungan tanpa syarat. Namun, bagi Ameera, Devan bukan hanya sahabat. Devan adalah napas. Devan adalah detak jantung yang bergetar setiap kali dia mendekat. Devan adalah impian yang ia rajut dia...

Baca cerita ini lebih lanjut?
Rp1.000
Anda harus login atau daftar untuk mengirimkan komentar
Komentar (0)
Rekomendasi dari Slice of Life
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Cinta Selepas Hujan
Novita Ledo
Cerpen
Bronze
Alasan Tuhan!
Titin Widyawati
Cerpen
Tempat Kerja Papa
Galang Gelar Taqwa
Cerpen
Bronze
Elysera Surga yang Terkurung
go han
Cerpen
Bronze
Istirahatlah
Jamilah Prita
Cerpen
Angin Sore dan Pohon Kehidupan
faridha maharani azzahra
Cerpen
Obral Obrol Tetangga
Lovaerina
Cerpen
Sejarah Pandemi
Athoillah
Cerpen
Bronze
Toko Bunga Bernama Luka
Saskia Azzahra
Cerpen
Rindu Untuk Bapak
Aksara Senja
Cerpen
Janu Kara
RD Sinta
Cerpen
Bronze
Di Balik Wajah Tegas Itu
jansen
Cerpen
Bronze
KASIH SEMUSIM LALU
ari prasetyaningrum
Cerpen
DUA PULUH HARI YANG TERLEWAT
ibupertiwi
Rekomendasi
Cerpen
Bronze
GADIS TOMBOY TER DE BEST
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH SEMUSIM LALU
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAPA UNTUK SONI DAN RANIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH TERPAUT DI DERMAGA CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
BERKHIANAT DEMI SI BULE
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PAHIT GETIR CINTA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PELANGI USAI BADAI
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
PATAH HATI DI UJUNG ADAT
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
KASIH PUTIH DARI HINDUSTAN
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
TERTAWAN SANG KETOS
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
GEMA HATI SANG IBU KEDUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
Lukisan Luka Ciwidey
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
RENDANG UNTUK IBU MERTUA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
ANTARA ANDIKA, ANNISA DAN AMALIA
ari prasetyaningrum
Cerpen
Bronze
JALAN HIDAYAH DI BALIK SENJA
ari prasetyaningrum